enimpost.com,MUARAENIM – SD Bukit Asam menutup rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah tersebut menjadi puncak dari serangkaian aktivitas pembelajaran keagamaan yang diikuti para siswa selama bulan suci Ramadan.
Acara penutupan berlangsung meriah dengan menghadirkan penceramah tamu, Ustadz Badrussalam, yang menyampaikan tausiyah inspiratif di hadapan para siswa, guru, dan orang tua yang turut hadir. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga amalan selama Ramadan agar doa-doa yang dipanjatkan dapat dikabulkan oleh Allah SWT.
Ustadz Badrussalam menyampaikan sejumlah hal yang perlu dihindari agar doa tidak terhalang, di antaranya mengonsumsi makanan atau harta yang tidak halal, sikap lalai dalam beribadah, serta jarang bertaubat.
“Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki diri. Jika kita ingin doa dikabulkan, maka jauhi hal-hal yang menghalangi keberkahan itu,” ujarnya di hadapan para siswa.
Dengan penyampaian yang sederhana dan mudah dipahami, tausiyah tersebut mendapat respons antusias dari para siswa. Mereka terlihat menyimak dengan serius sekaligus mendapatkan motivasi untuk semakin giat menjalankan ibadah dan menjaga perilaku sehari-hari sesuai ajaran Islam.
Pesantren Ramadan yang digelar SD Bukit Asam ini telah berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai kegiatan keagamaan. Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti sejumlah aktivitas pembelajaran yang bertujuan memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus membentuk karakter yang berakhlak mulia.
Beragam kegiatan yang dilaksanakan antara lain tadarus Al-Qur’an, praktik ibadah harian, hingga kajian keislaman yang dirancang secara interaktif dan edukatif. Melalui kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya belajar memahami ajaran agama secara teori, tetapi juga mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu momen yang paling berkesan dalam penutupan Pesantren Ramadan tahun ini adalah kegiatan berbagi kepada masyarakat sekitar. Panitia membagikan paket sembako kepada warga RT 01 Berangau dan RT 02 Bukit Munggu.
Menariknya, bantuan sembako tersebut berasal dari infaq yang dikumpulkan para siswa selama berlangsungnya kegiatan Pesantren Ramadan. Program ini menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial sejak dini.
Selain kegiatan berbagi, panitia juga mengumumkan para pemenang berbagai lomba yang telah digelar selama kegiatan Pesantren Ramadan. Beberapa lomba yang dipertandingkan di antaranya lomba adzan, lomba dai dan daiyah, serta lomba cerdas cermat keislaman.
Para pemenang lomba mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan prestasi mereka selama mengikuti rangkaian kegiatan. Suasana semakin semarak ketika nama-nama pemenang diumumkan di hadapan seluruh peserta.
Kepala SD Bukit Asam, Suprapti, S.Si., M.Pd.,dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan Pesantren Ramadan tahun ini.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda tahunan semata, tetapi mampu memberikan dampak positif dalam membentuk karakter siswa yang religius, disiplin, dan peduli terhadap sesama.
“Semoga ilmu yang didapat selama Pesantren Ramadan ini dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal bagi para siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia,” ujarnya.
Kegiatan penutupan Pesantren Ramadan di SD Bukit Asam kemudian ditutup dengan doa bersama. Suasana haru dan penuh harapan menyertai akhir acara, dengan harapan nilai-nilai Ramadan dapat terus hidup dalam kehidupan para siswa, guru, dan seluruh keluarga besar sekolah.






