enimpost.com,MUARA ENIM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Muara Enim melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam menghadapi potensi kebakaran, Selasa (31/3/2026).
Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya risiko kebakaran pada masa peralihan musim, serta tingginya angka kebakaran hunian yang terjadi sepanjang tahun 2025. Pemeriksaan difokuskan pada kesiapan operasional dan kelayakan peralatan yang digunakan dalam penanganan kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.
Kepala Dinas Damkar Muara Enim, Arman Sari Jaya, SH, melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Rusmin Nuryadin, SH, mengatakan bahwa kesiapsiagaan menjadi faktor utama dalam memberikan respons cepat kepada masyarakat.
“Personel harus siaga selama 24 jam dengan dukungan sarana dan prasarana yang dalam kondisi baik dan siap digunakan kapan saja,” ujar Rusmin.
Dalam sidak tersebut, petugas melakukan pengecekan terhadap berbagai perlengkapan utama, seperti mobil pemadam kebakaran, mesin pompa air, serta alat pelindung diri (APD). Selain itu, alat bantu pernapasan atau Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) dan peralatan penyelamatan di ketinggian (vertical rescue) turut diperiksa.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar sarana dan prasarana berada dalam kondisi baik dan layak operasional. Namun, Damkar Muara Enim masih mencatat adanya kebutuhan penambahan peralatan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan.
“Kami masih memerlukan tambahan beberapa perlengkapan, seperti baju tahan panas, SCBA, kendaraan operasional, serta penambahan personel,” kata Rusmin.
Menurut dia, kondisi cuaca yang tidak menentu pada masa peralihan musim berpotensi meningkatkan risiko kebakaran, baik akibat faktor alam maupun kelalaian manusia. Oleh karena itu, kesiapan personel dan kelengkapan peralatan menjadi hal yang tidak dapat diabaikan.
Selain itu, Damkar Muara Enim juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman. Masyarakat diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan menghindari aktivitas yang berisiko memicu kebakaran.
“Pencegahan menjadi tanggung jawab bersama. Kesadaran masyarakat sangat penting untuk menekan angka kebakaran,” ujarnya.
Melalui sidak ini, Damkar Muara Enim berharap seluruh unsur kesiapsiagaan dapat terus ditingkatkan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari potensi bencana kebakaran.






