enimpost.com,MUARA ENIM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD Bukit Asam Tanjung Enim. Dalam ajang lomba bercerita tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Lawang Kidul yang digelar awal April 2026, perwakilan sekolah tersebut berhasil meraih juara kedua.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Lawang Kidul bekerja sama dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) ini diikuti sebanyak 20 peserta dari berbagai SD di wilayah tersebut. Lomba bertujuan mengembangkan kemampuan literasi, kepercayaan diri, serta keterampilan komunikasi siswa sejak dini.
Acara dibuka secara resmi oleh Camat Lawang Kidul, Zulchaidir Sidik, S.STP., M.Si. yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan dukungan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ia juga menegaskan pentingnya kegiatan positif seperti lomba bercerita untuk membangun karakter dan kreativitas siswa.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan baik dan percaya diri tampil di depan umum,” ujarnya.
Dalam kompetisi tersebut, SD Bukit Asam diwakili oleh Daphnee Azzalea, siswi kelas V yang tampil memukau dengan membawakan cerita rakyat berjudul Batu Belah Betangkup. Penampilannya yang ekspresif, penguasaan materi yang kuat, serta kemampuan vokal yang baik berhasil menarik perhatian dewan juri dan penonton.
Keberhasilan Daphnee meraih juara kedua tidak terlepas dari bimbingan intensif guru pembina, Rizkita Amanda, S.Pd., Gr., yang secara konsisten melatih teknik bercerita dan pendalaman karakter dalam cerita yang dibawakan.
Kepala SD Bukit Asam Tanjung Enim, Suprapti, S.Si., M.Pd, mengungkapkan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa dan dukungan penuh dari guru serta pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bagi sekolah kami. Semoga ke depan prestasi ini dapat terus ditingkatkan, tidak hanya di tingkat kecamatan, tetapi juga hingga tingkat kabupaten bahkan nasional,” ujarnya.
Ia juga berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.
Lomba bercerita ini menjadi salah satu upaya konkret dalam menumbuhkan minat baca dan melestarikan cerita rakyat di kalangan generasi muda, sekaligus memperkuat karakter dan budaya literasi di lingkungan sekolah dasar.






