enimpost.com,MUARAENIM – Yayasan Majelis Ilmu Al Muhibbin Tanjung Enim kembali menggelar Wisuda Khataman Kaidah An Nuroniyah Ke-IV yang dirangkaikan dengan Pentas Seni dan Kenaikan Kelas santri. Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi momentum apresiasi atas capaian para santri dalam menempuh pendidikan agama sekaligus menampilkan berbagai kreativitas mereka di hadapan orang tua dan masyarakat.

Pada tahun ini, sebanyak 16 santri dinyatakan lulus dan mengikuti prosesi wisuda setelah menyelesaikan pembelajaran Kaidah An Nuroniyah, metode dasar yang digunakan untuk memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik dan benar.
Acara dihadiri oleh para wali santri, pengurus yayasan, dewan guru, serta tokoh masyarakat yang memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan Islam di wilayah Tanjung Enim.
Wakil Ketua Yayasan Majelis Ilmu Al Muhibbin, Ustad M. Daerobi Al Azmi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh wali santri yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada lembaga tersebut.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi yayasan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, baik dalam bidang keagamaan maupun pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali santri yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada Majelis Ilmu Al Muhibbin. Dukungan dan kepercayaan ini menjadi amanah yang akan terus kami jaga dengan memberikan pendidikan agama yang terbaik,” ujar Daerobi.
Ia mengatakan, wisuda khataman bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan bagian dari proses pembinaan yang diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang memahami nilai-nilai Islam dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selain prosesi wisuda, para santri juga menampilkan berbagai pertunjukan seni Islami yang menjadi bagian dari kegiatan kenaikan kelas. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari para orang tua yang hadir dan menjadi bukti perkembangan kemampuan serta kepercayaan diri para santri selama mengikuti proses pendidikan.
Daerobi menambahkan, Yayasan Majelis Ilmu Al Muhibbin terus berupaya memperluas layanan pendidikan bagi masyarakat. Saat ini, yayasan telah membuka pendaftaran peserta didik baru untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga program pendidikan agama dan mengaji bagi anak-anak.
“Kami berharap ke depan lembaga ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya warga Tanjung Enim dan sekitarnya,” katanya.
Dengan semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap pendidikan berbasis keagamaan, Yayasan Majelis Ilmu Al Muhibbin optimistis dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.






