ENIMPOST.COM,TANJUNGENIM – Kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan terus diwujudkan PT Bara Anugrah Sejahtera (BAS), bagian dari Titan Group. Kali ini, perusahaan tambang batubara tersebut mengemas kegiatan sosial melalui Basrilla Charity Run bertajuk Lari untuk Berbagi: Saat Langkah Kaki Menjadi Jembatan Kebaikan, Minggu (8/11/2026).
Tidak sekadar kegiatan olahraga, aksi tersebut menjadi momentum bagi manajemen dan karyawan PT BAS untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak di Panti Asuhan Darul Yatim Lepas Mandiri, RT 14 Desa Tegal Rejo.
Kedatangan rombongan perusahaan disambut hangat puluhan anak yatim yang tinggal di panti asuhan tersebut. Panti yang awalnya diinisiasi keluarga Haji Sularna itu kini berada dalam bimbingan Ustadz Efendi.

Menariknya, bantuan yang disalurkan PT BAS tidak ditentukan sepihak oleh perusahaan. Sebelum kegiatan berlangsung, tim terlebih dahulu membagikan angket kepada anak-anak panti untuk mengetahui kebutuhan sekaligus cita-cita mereka.
Dari proses tersebut, perusahaan mendapatkan gambaran mengenai perlengkapan sekolah yang benar-benar dibutuhkan anak-anak untuk menunjang pendidikan. Bantuan kemudian disiapkan berdasarkan aspirasi mereka.
Beragam cita-cita turut terungkap dari jawaban anak-anak. Mulai dari ingin menjadi dokter anak, guru, polisi, tentara, pengusaha hingga operator alat berat. Mimpi tersebut menjadi gambaran besarnya harapan generasi muda yang membutuhkan dukungan untuk meraih masa depan.

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BAS, Pangihutan Siboro atau yang akrab disapa Bang Boro, dalam sambutannya mengajak anak-anak agar tidak pernah menyerah dalam menempuh pendidikan.
“Menggali jendela dunia dengan rajin belajar. Jangan pernah mengecilkan diri sendiri. Kenangan kehadiran PT BAS hari ini di Panti Darul Yatim semoga bisa memantik semangat belajar para siswa,” pesannya.
Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu jalan penting bagi anak-anak untuk membuka peluang masa depan. Karena itu, semangat belajar harus terus dijaga meskipun memiliki keterbatasan.
Sementara itu, pembimbing Panti Asuhan Darul Yatim, Ustadz Efendi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kepedulian PT BAS. Ia berharap hubungan silaturahmi tersebut dapat terus terjalin.
“Semoga PT BAS semakin maju dan berkah,” ungkapnya.
Melalui Basrilla Charity Run, PT BAS ingin menegaskan bahwa tanggung jawab perusahaan pertambangan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas produksi, tetapi juga kontribusi sosial bagi masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun hubungan harmonis antara perusahaan dan lingkungan sekitar. Sebab, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian bisnis, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Bagi anak-anak Darul Yatim, bantuan perlengkapan sekolah tersebut diharapkan menjadi penyemangat untuk terus belajar dan mengejar cita-cita.(*)












