enimpost.com,TANJUNG ENIM – Kolaborasi dunia usaha dengan layanan kesehatan terus diperkuat di wilayah Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Cluster MTBU-BTSJ turut mendukung pelaksanaan Puskesmas Berhajat Perusahaan Mensupport (PBPM) 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Dukungan tersebut diberikan dalam kegiatan PBPM 2026 yang digelar Puskesmas Tanjung Enim, Selasa (29/9/2026). Bukan sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi ruang sinergi antara Puskesmas, pemerintah, kader kesehatan, masyarakat dan perusahaan untuk memperkuat berbagai program kesehatan di tingkat komunitas.
Sejumlah agenda digelar dalam kegiatan tersebut, mulai dari pengumuman pemenang Lomba Pustu berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, Lomba Posyandu ILP 2026 tingkat Kecamatan Lawang Kidul hingga Senam Kreasi Antar Klaster.
Kegiatan dihadiri jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Forkopimcam, jajaran Puskesmas Lawang Kidul, kepala desa/lurah, TP PKK, KUA, Korwil, PGRI, perwakilan perusahaan, kader kesehatan serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Kepala Puskesmas Lawang Kidul, Zalmah, mengapresiasi dukungan perusahaan melalui program CSR yang dinilai turut membantu pelaksanaan berbagai program kesehatan.
“Dukungan dan kolaborasi ini sangat berarti dalam membantu kami menjalankan berbagai program kesehatan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Zalmah.
Menurutnya, apresiasi terhadap Pustu dan Posyandu bukan semata-mata untuk menentukan pemenang. Lebih jauh, penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat bagi tenaga kesehatan dan kader untuk terus berinovasi.
“Penghargaan ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kegiatan ini dapat menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Dari sisi perusahaan, PAMA Cluster MTBU-BTSJ hadir melalui CSR PAMA Joko Budi Santoso, didampingi Devita Sari Sirait. Dukungan terhadap PBPM 2026 menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun kolaborasi dengan pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional.
PAMA memandang kesehatan sebagai salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap program kesehatan diarahkan untuk memperkuat sinergi dengan fasilitas pelayanan kesehatan dan pemerintah setempat.
Perwakilan PAMA mengatakan dukungan melalui PBPM diharapkan membantu Puskesmas menjalankan program kesehatan secara optimal sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Kami berharap support yang diberikan melalui PBPM dapat membantu Puskesmas dalam menjalankan program-program kesehatan secara optimal. Lebih dari itu, kami berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang sehingga mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan PBPM 2026. Penguatan peran Pustu, Posyandu ILP, kader dan tenaga kesehatan menjadi bagian penting untuk memastikan layanan kesehatan semakin dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Bagi PAMA, sinergi dengan Puskesmas dan pemangku kepentingan lokal menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui program CSR yang selaras dengan kebutuhan wilayah sekitar operasional.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat, dukungan dunia usaha diharapkan tidak hanya menghasilkan kegiatan sesaat, tetapi ikut memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan masyarakat di Lawang Kidul secara berkelanjutan.(*)






