ENIMPOST.COM, MUARA ENIM – Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Muara Enim, A. Elfin MZ Muchtar, menegaskan komitmennya untuk membangun hubungan politik yang harmonis antar Partai Politik (Parpol) di Bumi Serasan Sekundang.
Komitmen tersebut disampaikan Elfin saat menghadiri acara pengukuhan pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Muara Enim masa bakti 2026–2031, di Hotel Griya Serasan Sekundang, Muara Enim, Selasa (27/10/2026).
Menurut Elfin, hubungan yang baik antar partai politik menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus memperkuat kolaborasi untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai, perbedaan pilihan politik dalam kontestasi pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, setelah kontestasi berakhir, seluruh kekuatan politik perlu kembali mengedepankan kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.
Kehadiran Elfin dalam pengukuhan pengurus PKB tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan silaturahmi politik di Kabupaten Muara Enim.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Muara Enim, Desy Riyanah dalam kesempatan tersebut menyampaikan target partainya untuk meraih tujuh kursi pada Pemilu 2029 mendatang. Untuk mencapai target tersebut, ia menekankan pentingnya soliditas organisasi dan konsolidasi kepengurusan mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.
Ia mengingatkan seluruh kader dan pengurus PKB agar menjaga kekompakan serta menghindari perpecahan internal yang dapat menghambat perjuangan partai.
Selain memperkuat organisasi, PKB Muara Enim juga menyatakan komitmennya untuk mendukung program-program strategis Pemerintah Kabupaten Muara Enim demi mendorong pembangunan daerah dan kepentingan masyarakat.
Dukungan tersebut mendapat apresiasi dari Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si. Ia mengapresiasi sikap PKB yang tetap memberikan dukungan terhadap program strategis pemerintah daerah meskipun pada kontestasi Pilkada sebelumnya tidak berada dalam satu koalisi.
Menurut Sumarni, perbedaan posisi politik saat Pilkada tidak seharusnya menjadi penghalang bagi partai politik untuk bersama-sama mendukung kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.
Dinamika politik tersebut sekaligus menunjukkan bahwa komunikasi dan kerja sama lintas partai memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah.
Bagi PSI Muara Enim, komitmen membangun hubungan politik yang harmonis diharapkan tidak berhenti pada seremoni dan silaturahmi, tetapi dapat diwujudkan melalui komunikasi yang berkelanjutan, kolaborasi lintas partai, serta dukungan terhadap kebijakan publik yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Bumi Serasan Sekundang.(*)










