enimpost.com,MUARAENIM— Hari pertama masuk sekolah menjadi pengalaman yang berbeda bagi puluhan siswa baru SD Negeri 6 Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Setelah mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), mereka menikmati makan siang bergizi bersama di halaman sekolah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (13/7/2026).
Sebanyak 72 siswa baru menerima paket makanan yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Desa Tegalrejo 1, Kecamatan Lawang Kidul. Suasana makan bersama berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para siswa tampak menikmati hidangan yang disediakan hingga tidak ada makanan yang tersisa.
Kepala SDN 6 Lawang Kidul, Hj. Juniarti, S.Pd., M.Si., mengatakan momentum hari pertama sekolah dimanfaatkan untuk mengenalkan lingkungan belajar sekaligus membiasakan peserta didik mengikuti Program Makan Bergizi Gratis.
“Alhamdulillah, pada hari pertama MPLS anak-anak langsung mendapatkan Program MBG. Mereka makan bersama di halaman sekolah dan terlihat menikmati menu yang disajikan. Seluruh makanan habis dikonsumsi,” kata Juniarti.
Menurut dia, kegiatan MPLS di sekolah berlangsung selama lima hari. Selain memperkenalkan guru, lingkungan sekolah, serta tata tertib, sekolah juga mulai membangun kebiasaan positif melalui makan bersama sebagai bagian dari aktivitas belajar.
Juniarti menuturkan, Program MBG di SDN 6 Lawang Kidul telah berjalan hampir satu tahun. Selama pelaksanaannya, distribusi makanan berlangsung lancar berkat koordinasi yang terus dilakukan antara sekolah dan pihak penyedia layanan pemenuhan gizi.
“Kami terus berkomunikasi dengan SPPG sehingga pelaksanaan program berjalan baik. Hingga saat ini tidak ada kendala yang berarti,” ujarnya.
Kepala SPPG Dapur Desa Tegalrejo 1, Agis Gunawan, S.ST., mengatakan keberhasilan pelaksanaan Program MBG sangat bergantung pada komunikasi yang baik antara penyelenggara dan seluruh mitra, termasuk sekolah.
Menurut Agis, koordinasi yang rutin membuat distribusi makanan pada hari pertama tahun ajaran baru dapat berjalan sesuai jadwal dan diterima seluruh siswa dengan baik.
“Kami mengajak seluruh mitra, baik sekolah, posyandu, maupun yayasan, untuk terus menjaga komunikasi. Masukan dan evaluasi dari berbagai pihak juga menjadi bagian penting agar pelayanan Program MBG terus meningkat,” katanya.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat pemenuhan gizi anak usia sekolah. Kehadiran program tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan nutrisi peserta didik, tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat.












