Khitanan Massal PAMA Tuai Apresiasi, Warga Harap Program Sosial Berkelanjutan

enimpost.com,MUARA ENIM — Kepedulian sosial perusahaan kembali mendapat sorotan positif dari masyarakat. Program khitanan massal yang digelar Yayasan Insan Mulia PAMA (YIMP) Site Banko Tengah Suban Jeriji (BTSJ) di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Selasa (24/3/2026), menuai apresiasi dari pemerintah desa dan warga setempat.

Kegiatan yang bekerja sama dengan Klinik Prabu Medika tersebut menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu dan yatim piatu. Sebanyak 20 anak mengikuti khitanan yang diawali dengan seremoni pembukaan di Balai Adat Guno Mulyo.

Ketua YIMP Site BTSJ, Aman Shaleh Rambe, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam menjalankan program sosial kemasyarakatan yang berkelanjutan. Menurut dia, YIMP tidak hanya berfokus pada pembinaan internal karyawan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kami berkomitmen kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Harapannya, program sosial seperti khitanan massal dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” kata Rambe.

Ia menambahkan, selain layanan khitan gratis, pihaknya juga memberikan bantuan berupa uang saku dan mainan kepada peserta sebagai bentuk perhatian agar anak-anak tetap merasa nyaman dan bahagia.

Dari sisi medis, perwakilan Klinik Prabu Medika, dr. Bella Melinda, menjelaskan bahwa prosedur khitan yang digunakan dalam kegiatan ini mengadopsi metode modern. Teknik tersebut dinilai lebih praktis dan mempercepat proses pemulihan.

“Metode yang digunakan adalah teknik modern tanpa jahitan, sehingga prosesnya lebih cepat dan masa pemulihan relatif singkat, sekitar 10 hari,” ujar Bella.

Sementara itu, pemerintah Desa Tegal Rejo menyampaikan apresiasi atas kontribusi sosial yang diberikan. Mewakili kepala desa, Kepala Dusun I Juardoyo menilai kegiatan ini sangat membantu masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PAMA dan YIMP atas kepeduliannya. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan kami berharap bisa terus berlanjut,” kata Juardoyo.

Ia juga menyebutkan bahwa peserta khitan tidak hanya berasal dari Desa Tegal Rejo, tetapi juga dari sejumlah desa dan kelurahan di sekitar wilayah tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa program yang dilaksanakan memiliki jangkauan manfaat yang lebih luas.

Setelah pembukaan, pelaksanaan khitan dilakukan secara bertahap di Klinik Prabu Medika yang berlokasi di Jalan Kiemas, Tanjung Enim. Proses kegiatan berjalan tertib sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh tim medis.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan manajemen perusahaan dan perangkat desa setempat. Selain sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat.

Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan yang terjangkau, kehadiran program seperti ini dinilai menjadi salah satu solusi yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Pemerintah desa pun berharap sinergi antara perusahaan dan masyarakat dapat terus terjalin, tidak hanya dalam kegiatan sosial, tetapi juga dalam pembangunan berkelanjutan di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *