enimpost.com,MUARAENIM — Upaya penguatan pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan terus didorong di lingkungan sekolah dasar. Salah satunya melalui penyerahan mushaf Al-Qur’an kepada 15 siswa kader tutor sebaya di SD Negeri 4 Muara Enim, Rabu (25/2/2026). Program ini diharapkan menjadi motor penggerak gerakan literasi Al-Qur’an sekaligus membentuk budaya religius di sekolah.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan Rambang No. 1, Kelurahan Tungkal, Muara Enim itu mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari yayasan, pengawas pendidikan hingga koordinator wilayah pendidikan kecamatan.

Kepala SDN 4 Muara Enim Rosmiana mengatakan, penyerahan mushaf Al-Qur’an tersebut bukan sekadar bantuan sarana ibadah, melainkan bagian dari strategi pembinaan karakter siswa sejak usia dini. Terlebih, lokasi sekolah yang berada di samping Masjid Jami’ Nur Arafah dinilai menjadi ekosistem yang ideal untuk menanamkan kebiasaan religius.
“Anak-anak yang menerima mushaf ini adalah kader tutor sebaya. Mereka akan dibimbing agar mampu mengajarkan kembali kepada teman-temannya maupun adik kelasnya. Harapannya, akan muncul motivasi kolektif untuk belajar membaca Al-Qur’an sejak dini,” ujar Rosmiana.
Saat ini SDN 4 Muara Enim memiliki 188 peserta didik yang didukung oleh 14 tenaga pendidik dan kependidikan. Menurut Rosmiana, komitmen sekolah dalam penguatan pendidikan karakter tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui program rutin seperti shalat dhuha bersama dan pembacaan surah-surah Juz Amma setiap Jumat.
Guru Pendidikan Agama Islam SDN 4 Muara Enim, Alfiah, menambahkan bahwa gerakan membaca Al-Qur’an telah menjadi bagian dari budaya sekolah. Pihaknya juga mendorong siswa untuk mengikuti kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di masjid sekitar sekolah agar proses pembelajaran lebih berkelanjutan.
“Sekolah hanya menjadi salah satu pusat pembinaan. Sinergi dengan lingkungan, khususnya masjid, sangat penting agar anak-anak memiliki waktu belajar yang lebih banyak dan terarah,” kata Alfiah.
Penyaluran mushaf Al-Qur’an Al Hifz Junior ini diinisiasi oleh Ketua Yayasan Mutiara Enim sekaligus Pembina Rumah Sedekah Qur’an Amanah, Winarto. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut diprioritaskan bagi sekolah yang memiliki komitmen kuat dalam mengimplementasikan kebijakan penguatan pendidikan karakter sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Bupati Muara Enim Nomor 421.1/853/Disdikbud ME-1/2025.
“Kami ingin mushaf yang disalurkan benar-benar dimanfaatkan untuk pembinaan. SDN 4 Muara Enim menunjukkan keseriusan melalui program yang terstruktur dan berkelanjutan,” ujar Winarto.
Program tersebut turut mendapat dukungan dari Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Muara Enim, Trisia Marni, serta Pengawas Pendidikan Agama Islam, Zulhaki. Keduanya menilai kegiatan ini selaras dengan kebijakan daerah dalam memperkuat karakter peserta didik melalui pendekatan religius dan pembiasaan positif di sekolah.
Melalui pembentukan kader tutor sebaya, sekolah tidak hanya mencetak siswa yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga menanamkan nilai kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Model pembinaan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dengan program keagamaan yang berkelanjutan.
Dengan dukungan lingkungan sekolah yang religius dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, gerakan literasi Al-Qur’an di SDN 4 Muara Enim diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membentuk generasi yang berakhlak sekaligus berdaya saing.






