enimpost.com,MUARAENIM – – Dalam rangka memperingati Hari Asma Sedunia yang jatuh pada 5 Mei 2026, Yayasan Asma Indonesia Cabang Muara Enim bekerja sama dengan Dinas Kesehatan serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Muara Enim menggelar sosialisasi penyakit asma dan bahaya rokok elektrik di SMK Bukit Asam Tanjung Enim, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini menyasar kalangan pelajar sebagai upaya meningkatkan pemahaman sejak dini terkait gangguan pernapasan, khususnya asma, serta risiko penggunaan rokok elektrik yang kian marak di kalangan remaja. Sosialisasi berlangsung interaktif dengan menghadirkan tenaga medis yang memberikan edukasi langsung mengenai gejala, penanganan, hingga pencegahan penyakit asma.
Mengusung tema Hari Asma Sedunia 2026, yakni “Akses terhadap Inhaler Anti Inflamasi untuk Semua Penderita Asma”, kegiatan ini menekankan pentingnya pemerataan akses layanan kesehatan, terutama dalam penyediaan obat inhaler yang menjadi terapi utama bagi penderita asma. Yayasan Asma Indonesia sebagai lembaga swadaya masyarakat turut mengambil peran dalam mendukung upaya pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang sehat.
Dalam paparannya, tim medis menjelaskan bahwa asma merupakan penyakit kronis yang dapat dikendalikan apabila ditangani dengan tepat. Namun, kurangnya kesadaran masyarakat seringkali membuat penderita terlambat mendapatkan penanganan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan dini ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, atau mengi.
Selain itu, bahaya rokok elektrik juga menjadi sorotan utama dalam sosialisasi. Meski kerap dianggap lebih aman dibanding rokok konvensional, faktanya rokok elektrik tetap mengandung zat berbahaya yang dapat memicu gangguan paru-paru, termasuk memperburuk kondisi asma.
Kepala SMK Bukit Asam, Evi Komalasari, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi ini sangat positif dan memberikan manfaat besar bagi para siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kegiatan ini. Edukasi seperti ini sangat penting bagi siswa agar mereka lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan, khususnya kesehatan pernapasan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Yayasan Asma Indonesia Cabang Muara Enim, Siti Maisaroh menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Asma Sedunia tahun 2026. Ke depan, pihaknya akan terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin sadar akan pentingnya pola hidup sehat dan menjauhi rokok, termasuk rokok elektrik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit asma semakin meningkat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari paparan zat berbahaya.












