enimpost.com,MUARAENIM – Upaya meningkatkan minat baca masyarakat tidak selalu harus dilakukan di dalam gedung perpustakaan. Perpustakaan Arung Palawa SMA Bukit Asam (SMABA) Tanjung Enim memilih turun langsung ke tengah masyarakat melalui program Bazar Literasi yang rutin digelar di sejumlah ruang publik.
Program tersebut menjadi salah satu inovasi literasi yang dijalankan sekolah untuk mendekatkan buku kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan budaya membaca kepada anak-anak dan remaja. Kegiatan itu dilaksanakan setiap dua pekan sekali di Lapangan Bola Talang Jawa dan kawasan Tugu Kujur Pasar Tanjung Enim, dua lokasi yang dikenal sebagai pusat aktivitas warga dan pelaku UMKM pada sore hari.

Dengan konsep sederhana, para pengelola perpustakaan menggelar lapak baca lesehan yang menampilkan berbagai koleksi buku untuk dibaca secara gratis oleh masyarakat. Ratusan buku dibawa keluar dari perpustakaan dan disusun di ruang terbuka agar mudah diakses pengunjung.
Mayoritas koleksi yang dipamerkan merupakan buku cerita anak, dongeng, cerita rakyat, hingga buku pengetahuan populer. Pemilihan jenis buku tersebut disesuaikan dengan karakter pengunjung yang sebagian besar merupakan pelajar tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.
Kepala Perpustakaan SMA Bukit Asam, Dina Faramita Agustin, S.Pd, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya perpustakaan untuk memperluas akses literasi sekaligus memperkenalkan SMA Bukit Asam kepada masyarakat.
Menurutnya, perpustakaan tidak boleh hanya menunggu pengunjung datang, tetapi juga harus aktif hadir di tengah masyarakat agar budaya membaca dapat tumbuh lebih luas.
“Tujuan kegiatan ini untuk promosi sekolah sekaligus meningkatkan minat baca masyarakat. Kami ingin buku lebih dekat dengan warga, khususnya anak-anak yang menjadi generasi penerus,” ujarnya.
Dina menjelaskan, setiap pelaksanaan bazar literasi selalu mendapatkan respons positif dari masyarakat. Banyak anak-anak yang datang untuk membaca buku cerita, sementara orang tua turut mendampingi dan memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana edukasi keluarga.
Untuk menambah daya tarik, pengelola perpustakaan juga menghadirkan berbagai permainan tradisional yang dapat dimainkan oleh pengunjung. Kehadiran permainan tersebut menjadi strategi untuk menarik minat anak-anak agar lebih dekat dengan kegiatan membaca.
SMA Bukit Asam sendiri dikenal memiliki fasilitas perpustakaan yang cukup lengkap dengan ribuan koleksi buku yang dikelola secara kolaboratif oleh guru, siswa, dan komunitas literasi sekolah. Berbagai program pengembangan literasi terus dilakukan untuk menumbuhkan budaya membaca di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.
Melalui Bazar Literasi Arung Palawa, SMA Bukit Asam ingin menunjukkan bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga menjadi ruang belajar yang terbuka bagi siapa saja. Program ini diharapkan mampu memperluas akses literasi sekaligus menumbuhkan kebiasaan membaca di tengah masyarakat Kabupaten Muara Enim.







