enimpost.com,TANJUNG ENIM — Rambut boleh memutih, langkah mungkin tak lagi secepat dulu. Namun, semangat untuk menjaga kesehatan justru semakin menyala. Sedikitnya 60 pra-lansia dan lansia di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, rutin mengawali Kamis pagi dengan senam bersama.
Suasana ceria itu terlihat di Balai Adat Guno Mulyo, Desa Tegal Rejo, Kamis (1/10/2026). Didominasi kaum ibu, para peserta tampak antusias mengikuti setiap gerakan senam yang dipandu instruktur.
Kegiatan senam lansia tersebut rutin digelar setiap Kamis mulai pukul 07.00 WIB. Pesertanya tidak hanya berasal dari kelompok lanjut usia, tetapi juga para pra-lansia yang mulai mempersiapkan diri menghadapi masa lanjut usia dengan kondisi tubuh yang tetap bugar.
Instruktur senam, Hj. Suprapti, mengatakan berbagai jenis senam telah diberikan kepada para peserta. Materinya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan kelompok lansia.
“Bermacam-macam senam sudah kami berikan. Di antaranya senam diabetes, senam rematik, senam jantung sehat, dan saat ini yang kami sosialisasikan adalah Senam Asma Indonesia,” ujar Suprapti.
Menurut dia, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Setiap pekan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berkisar 60 hingga 80 orang, baik dari kelompok pra-lansia maupun lansia.
Bagi para peserta, senam bukan sekadar aktivitas menggerakkan tubuh. Kegiatan rutin tersebut juga menjadi ruang untuk bersilaturahmi, bertemu teman sebaya, sekaligus menjaga semangat agar tetap aktif di usia senja.
Salah seorang peserta, Rita, mengaku merasakan manfaat setelah rutin mengikuti kegiatan senam.
“Alhamdulillah, sejak mengikuti senam ini banyak kemajuan yang saya rasakan. Badan terasa lebih semangat,” kata Rita.
Keceriaan para peserta pun menjadi pemandangan tersendiri. Musik dan gerakan senam membuat suasana Balai Adat Guno Mulyo yang biasanya tenang berubah menjadi lebih hidup.
Koordinator senam lansia, Hj. Sulami Sucipto, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaga semangat para lansia agar tetap aktif serta mendorong mereka rutin berolahraga.
Menurut Sulami, aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kebugaran dan membantu mengurangi risiko berbagai gangguan kesehatan.
Karena itu, ia mengajak para lansia untuk tidak menjadikan usia sebagai alasan berhenti bergerak.
“Yang penting tetap semangat dan rajin mengikuti senam agar tubuh tetap sehat,” ujarnya.
Sulami kemudian menutup sambutannya dengan pantun yang langsung disambut suasana ceria para peserta.
“Kopi hangat ditambah gula,tetap semangat walau sudah tua.”
Pantun tersebut seolah menjadi pesan sederhana dari para lansia Tegal Rejo, bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti beraktivitas.
Di Balai Adat Guno Mulyo, Kamis pagi menjadi bukti bahwa masa tua pun bisa dijalani dengan penuh semangat. Senam, tertawa, bersosialisasi dan menjaga kebugaran menjadi cara mereka menikmati hari-hari dengan lebih sehat dan bahagia.(Redi)






