enimpost.com,TANJUNG ENIM – Dua tahun bukan sekadar angka bagi Paguyuban Laku Jowo Wani Perih (PLJWP) Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. Momen bertambahnya usia paguyuban justru dirayakan dengan memperkuat silaturahmi dan berbagi kepada sesama.
Peringatan hari jadi ke-2 PLJWP digelar di Desa Tegal Rejo, Sabtu (19/9/2026) malam. Tidak hanya diisi doa bersama dan pemotongan tumpeng, keluarga besar PLJWP juga menyerahkan bantuan sembako kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Madrasatul Qur’an Tegal Rejo.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB itu berlangsung khidmat. Sejumlah unsur masyarakat turut hadir, mulai dari jajaran Pemerintah Desa Tegal Rejo, Ketua BPD sekaligus sesepuh PLJWP H. Maryanto AD, Ketua PLJWP Panjari Suwarno, para kepala dusun, ketua RT, Linmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga Karang Taruna.
Hadir pula pimpinan Ponpes Madrasatul Qur’an Bukit Lahu Tegal Rejo KH. Tulus Abadi dan Ketua Paguyuban Lempaung Madu Tedi Harsoyo.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang dikhususkan bagi keluarga besar PLJWP. Suasana malam itu berlangsung penuh kekhidmatan. Setelahnya, tradisi pemotongan tumpeng menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan paguyuban yang memasuki tahun kedua.
Ketua PLJWP Panjari Suwarno melakukan pemotongan tumpeng. Potongan pertama kemudian diserahkan kepada H. Maryanto AD yang hadir mewakili Pemerintah Desa Tegal Rejo sekaligus Ketua BPD dan sesepuh PLJWP.
Namun, perayaan tidak berhenti di seremoni. Keluarga besar PLJWP melanjutkannya dengan aksi sosial. Sejumlah bantuan sembako diserahkan kepada Ponpes Madrasatul Qur’an Tegal Rejo dan diterima langsung KH. Tulus Abadi.
Ketua PLJWP Panjari Suwarno mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus penghargaan terhadap kekompakan anggota selama dua tahun terakhir.
“Semoga dengan berjalan usia ke-2 tahun paguyuban ini kita semakin solid, semakin kokoh dalam hubungan silaturahmi,” kata Panjari.
Menurutnya, PLJWP tidak dibentuk hanya sebagai wadah berkumpul. Sejumlah kegiatan keagamaan dan sosial juga menjadi bagian dari aktivitas paguyuban.
Karena itu, Panjari berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan.
“Paguyuban ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi ada juga kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial lainnya. Semoga Paguyuban Laku Jowo Wani Perih semakin *Guyub Rukun Sak Lawase*,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua BPD Desa Tegal Rejo sekaligus sesepuh PLJWP H. Maryanto AD mengingatkan anggota untuk senantiasa menjaga nama baik paguyuban.
Ia meminta hubungan silaturahmi yang telah terbangun tidak hanya berlangsung dalam kegiatan internal, tetapi juga diwujudkan melalui kontribusi kepada masyarakat.
Maryanto menyebut Pemerintah Desa Tegal Rejo memberikan apresiasi terhadap keberadaan PLJWP. Sebab, selama ini paguyuban dinilai turut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan di desa.
“Pemerintah Desa Tegal Rejo sangat memberikan apresiasi kepada Paguyuban Laku Jowo Wani Perih yang selalu turut berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan di Desa Tegal Rejo,” pungkasnya.
Peringatan dua tahun PLJWP akhirnya menjadi lebih dari sekadar seremoni ulang tahun. Dari doa, tumpeng hingga sembako, semuanya dirangkai dalam satu pesan: menjaga *guyub rukun* sekaligus menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.(*)






