37 Tahun Mengabdi, Heri Candra Tutup Lembaran Pengabdian dengan Warisan Adiwiyata Nasional

enimpost.com,MUARAENIM – Di halaman Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Senin pagi, 13 April 2025, suasana terasa berbeda. Di antara deretan aparatur sipil negara yang hadir, satu sosok berdiri dengan senyum tenang menyimpan puluhan tahun perjalanan panjang dalam dunia pendidikan. Ia adalah Heri Candra SP.d., M.S.I, yang hari itu resmi menerima Surat Keputusan (SK) pensiun setelah lebih dari 37 tahun mengabdi.

Langkah Heri di dunia pendidikan dimulai dari ruang kelas, sebagai guru mata pelajaran Kimia di SMA Bukit Asam Tanjung Enim. Dari sana, dedikasinya terus mengalir ke SMA Negeri 1 Lawang Kidul. Bagi Heri, mengajar bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi membentuk karakter dan membuka cakrawala berpikir generasi muda.

Perjalanan kariernya kemudian berkembang. Ia dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Lawang Kidul selama kurang lebih satu setengah tahun. Peran ini menjadi titik penting, ketika Heri tidak hanya berhadapan dengan siswa, tetapi juga mengelola sistem pendidikan di tingkat kecamatan.

Namun, panggilan terbesarnya tetap di sekolah. Ia melanjutkan pengabdian sebagai kepala sekolah di sejumlah institusi, mulai dari SMP Negeri 5 Muara Enim, kemudian SMP Negeri 1 Muara Enim, hingga akhirnya menutup masa tugas sebagai Kepala SMP Negeri 2 Lawang Kidul. Selama sekitar satu dekade memimpin sekolah, Heri dikenal sebagai sosok yang konsisten mendorong perubahan, terutama dalam pengembangan sekolah berbasis lingkungan.

Di bawah kepemimpinannya, gerakan Sekolah Adiwiyata tidak sekadar menjadi program formal. Ia menjelma menjadi budaya. Berkat kegigihannya, sekolah yang dipimpinnya berhasil meraih predikat Adiwiyata Nasional hingga Adiwiyata Mandiri—capaian yang menjadi bukti nyata komitmen terhadap pendidikan berkelanjutan dan kepedulian lingkungan.

Di luar sekolah, Heri juga aktif dalam organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Muara Enim. Baginya, organisasi adalah ruang berbagi gagasan dan memperkuat solidaritas sesama pendidik.

Penyerahan SK pensiun oleh Wakil Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, menjadi momen yang sarat makna. Tak sekadar seremoni, tetapi simbol penghargaan atas dedikasi panjang seorang abdi negara. Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga menyerahkan SK kenaikan pangkat kepada ASN lainnya sebagai bentuk motivasi agar terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Kini, Heri menutup satu bab penting dalam hidupnya. Namun jejak pengabdian yang ia tinggalkan di ruang kelas, di halaman sekolah, hingga dalam gerakan peduli lingkungan akan terus hidup, menjadi inspirasi bagi generasi pendidik berikutnya di Bumi Serasan Sekundang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *