Bhabinkamtibmas Kawal Jagung hingga Panen, Polres Muara Enim Perkuat Ketahanan Pangan

enimpost.com,SEMENDO — Program ketahanan pangan tak berhenti pada menanam benih. Di Desa Pagar Agung, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), Kabupaten Muara Enim, tanaman jagung yang ditanam sejak Mei 2026 kini mulai tumbuh setinggi orang dewasa dan memasuki fase menuju panen.

Perkembangan tanaman tersebut dipantau langsung jajaran Polres Muara Enim melalui Bhabinkamtibmas Polsek SDL, Sabtu (5/9/2026). Langkah itu menjadi bagian dari pendampingan Polri untuk memastikan lahan pertanian masyarakat tetap produktif hingga menghasilkan.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Ps Kanit Binmas Polsek SDL Aiptu Seno bersama Bhabinkamtibmas Bripka M. Saliman turun langsung ke lahan jagung milik Joni Hairi, Ketua Kelompok Tani Bina Karya.

Pengecekan turut melibatkan sekitar 20 anggota kelompok tani. Petugas tidak hanya melihat kondisi tanaman, tetapi juga berdialog dengan petani mengenai perawatan, kebersihan lahan hingga potensi serangan hama.

Tanaman jagung yang kini berusia sekitar tiga bulan menunjukkan perkembangan positif. Sebagian tanaman mulai menguning, menjadi tanda tanaman telah memasuki tahap perkembangan menuju masa panen.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek SDL AKP Yudhi Cahyono, S.H., mengatakan pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan dan kepedulian Bhabinkamtibmas terhadap masyarakat petani. Kami ingin memastikan tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik hingga memasuki masa panen,” ujar Yudhi.

Menurut dia, pemeliharaan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan pertanian. Karena itu, petani didorong melakukan perawatan secara rutin, menjaga kebersihan lahan dan mengantisipasi gangguan hama yang berpotensi menurunkan hasil produksi.

Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam sektor pertanian merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan pangan mulai dari tingkat desa.

“Polri hadir tidak hanya ketika masyarakat membutuhkan pelayanan keamanan. Melalui Bhabinkamtibmas, kami juga hadir mendampingi masyarakat dalam kegiatan produktif, salah satunya sektor pertanian,” kata Situmorang.

Ia menilai keberhasilan ketahanan pangan tidak cukup hanya diukur dari proses penanaman. Perawatan, pengawasan dan pendampingan hingga masa panen juga menjadi bagian penting untuk memastikan hasil pertanian dapat benar-benar dirasakan masyarakat.

Karena itu, Polres Muara Enim mendorong sinergi antara personel kepolisian dan kelompok tani terus diperkuat. Pemanfaatan lahan secara produktif diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Dari benih yang ditanam pada Mei lalu, kini jagung mulai menunjukkan hasil. Tanaman yang tumbuh tinggi dan sebagian mulai menguning menjadi harapan baru bagi petani Desa Pagar Agung untuk memasuki masa panen.

Polres Muara Enim memastikan pendampingan terhadap masyarakat tani akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan.

Sebab, ketahanan pangan bukan hanya soal menanam. Lebih dari itu, bagaimana memastikan tanaman dirawat, hasilnya dipanen, dan manfaatnya kembali kepada masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed