enimpost.com,MUARAENIM – Antusiasme masyarakat untuk meningkatkan keterampilan kerja di Kabupaten Muara Enim melonjak tajam. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat mencatat lebih dari 500 orang mendaftar dalam program pelatihan kerja yang dibuka secara daring untuk lima jurusan berbeda.
Seleksi calon peserta mulai digelar pada Selasa (14/4/2026) melalui tahapan tes tertulis yang diikuti ratusan pendaftar. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Muara Enim, Desie Asriyani, mengatakan tingginya minat masyarakat terlihat sejak proses pendaftaran dibuka secara online melalui email. Lima jurusan yang ditawarkan meliputi administrasi perkantoran, desain grafis, tata kecantikan, otomotif kendaraan ringan, dan servis pendingin udara (AC).
“Jumlah pendaftar sudah mencapai lebih dari 500 orang. Hari ini kita mulai melakukan seleksi melalui tes tertulis sebagai tahap awal,” ujar Desie saat ditemui di lokasi kegiatan.
Menurutnya, proses seleksi dilakukan secara bertahap dan kompetitif untuk menjaring peserta terbaik. Setelah tes tertulis, peserta dengan nilai tertinggi akan disaring kembali melalui tahapan wawancara.
“Dari hasil tes tertulis nanti akan diranking, kemudian peserta dengan nilai terbaik akan mengikuti tes wawancara. Dari situlah akan ditentukan siapa saja yang berhak mengikuti pelatihan,” jelasnya.
Ia menambahkan, setiap jurusan pelatihan hanya akan diisi oleh 16 peserta. Dengan demikian, total peserta yang diterima dalam program ini sebanyak 80 orang dari seluruh jurusan yang dibuka.
Keterbatasan kuota tersebut, lanjut Desie, disesuaikan dengan kapasitas pelatihan agar proses pembelajaran lebih efektif dan optimal. Para peserta terpilih nantinya akan mengikuti pelatihan intensif selama satu bulan dengan materi berbasis praktik.
“Peserta yang lulus seleksi akan mendapatkan pelatihan selama satu bulan. Fokusnya pada peningkatan keterampilan kerja yang siap pakai sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri,” katanya.
Program pelatihan ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Muara Enim, khususnya bagi pencari kerja maupun masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi.
Selain itu, Disnakertrans juga menargetkan lulusan pelatihan dapat langsung terserap di dunia kerja atau bahkan membuka usaha mandiri. Jurusan seperti desain grafis dan tata kecantikan dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara mandiri oleh peserta setelah menyelesaikan pelatihan.
Tingginya jumlah pendaftar menjadi sinyal kuat bahwa kebutuhan pelatihan kerja di daerah masih sangat besar. Pemerintah daerah pun didorong untuk terus memperluas akses dan kuota pelatihan agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan meningkatkan keterampilan.
“Ke depan tentu kita harapkan program seperti ini bisa terus ditingkatkan, baik dari sisi jumlah peserta maupun variasi jurusan, agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” pungkas Desie.












