enimpost.com,MUARAENIM – Target DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Muara Enim untuk merebut kursi Ketua DPRD pada Pemilu Legislatif 2029 dinilai menjadi sinyal bahwa persaingan politik di Bumi Serasan Sekundang mulai memanas lebih awal.
Menurut Syerin Apriandi, yang memberikan analisis politik daerah, langkah PSI menunjukkan bahwa partai tersebut tidak ingin hanya menjadi pelengkap kontestasi, tetapi berupaya menempatkan diri sebagai penantang kekuatan politik yang telah lebih dulu menguasai parlemen.
“Jika target ini benar-benar diterjemahkan menjadi kerja politik yang konsisten hingga tingkat desa dan TPS, PSI berpotensi menjadi variabel baru yang mengubah peta persaingan politik di Muara Enim. Menetapkan target kursi Ketua DPRD berarti mereka memosisikan diri sebagai penantang, bukan sekadar peserta pemilu,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).
Ia menilai, meskipun saat ini PSI belum memiliki kursi di DPRD Muara Enim, strategi memperkuat struktur organisasi sejak jauh hari sebelum tahapan pemilu merupakan langkah yang lazim dilakukan partai yang ingin meningkatkan daya saing elektoral.
Menurutnya, keberhasilan strategi tersebut akan sangat bergantung pada kemampuan partai merekrut figur-figur yang memiliki pengaruh di masyarakat, membangun jaringan hingga tingkat TPS, serta menjaga konsolidasi internal.
“Target besar tentu harus diikuti kerja politik yang besar pula. Rekrutmen calon legislatif yang memiliki kapasitas, elektabilitas, dan kedekatan dengan masyarakat akan menjadi faktor penentu. Di sisi lain, konsolidasi organisasi harus tetap solid agar target itu tidak berhenti sebagai slogan politik,” katanya.
Ia juga menilai persaingan menuju Pemilu 2029 diperkirakan akan semakin kompetitif karena hampir seluruh partai mulai melakukan konsolidasi lebih awal. Kondisi tersebut membuka peluang munculnya konfigurasi politik baru di Kabupaten Muara Enim.
“Pemilih saat ini semakin rasional. Mereka tidak hanya melihat identitas partai, tetapi juga rekam jejak calon dan program yang ditawarkan. Karena itu, semua partai, termasuk PSI, harus mampu membuktikan kerja nyata jika ingin meningkatkan dukungan masyarakat,” ujarnya.
Syerin menambahkan, apabila PSI mampu memperluas basis kader, menghadirkan calon yang kompetitif di setiap daerah pemilihan, dan menjaga konsistensi kerja politik hingga hari pemungutan suara, target meningkatkan jumlah kursi di DPRD menjadi lebih realistis. Namun, ia menekankan bahwa hasil akhirnya tetap akan ditentukan oleh pilihan masyarakat di bilik suara.












