enimpost.com,MUARAENIM – Persatuan Bola Sundul Indonesia (PERBOSI) Kabupaten Muara Enim mulai mematangkan kesiapan atlet menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II KORMI Sumatera Selatan. Sebanyak 35 atlet pelajar mengikuti sosialisasi teknis pertandingan sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang tersebut.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan Sabtu 12 September 2026 di SD Negeri 6 Muara Enim dan diikuti 17 atlet putri serta 18 atlet putra. Para atlet berasal dari kalangan pelajar SMP dan SMA yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Muara Enim.
Mereka di antaranya berasal dari Kecamatan Muara Enim, Semende, Tanjung Agung, Belimbing, Ujan Mas hingga Lawang Kidul.
Sosialisasi tersebut menjadi langkah awal PERBOSI Muara Enim dalam memastikan para atlet memahami aturan pertandingan sebelum turun dalam kompetisi. Salah satu materi utama yang disampaikan adalah **Technical Handbook (THB)** yang memuat ketentuan teknis pertandingan Bola Sundul Indonesia.
Pemahaman terhadap THB dinilai penting agar atlet tidak hanya memiliki kemampuan bermain, tetapi juga memahami regulasi pertandingan. Dengan demikian, para atlet dapat tampil lebih percaya diri sekaligus meminimalkan kesalahan teknis saat bertanding.
Ketua PERBOSI Kabupaten Muara Enim, Apri Kohar, mengatakan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari proses membangun kesiapan tim sebelum menghadapi Forprov II KORMI.
Menurutnya, persiapan tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknis atlet di lapangan, tetapi juga membangun mental, kedisiplinan, kekompakan, serta sikap sportif.
“Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk membangun kesiapan tim. Kami ingin para atlet memahami aturan pertandingan sekaligus mempersiapkan mental mereka sebelum menghadapi Forprov,” ujar Apri Kohar.
Ia mengatakan PERBOSI Muara Enim optimistis dapat memberikan penampilan terbaik pada ajang Forprov II KORMI. Para atlet yang dipersiapkan diharapkan mampu membawa nama Kabupaten Muara Enim dengan prestasi yang membanggakan.
Apri menegaskan, target tersebut membutuhkan persiapan yang matang. Karena itu, sosialisasi teknis menjadi bagian penting sebelum atlet memasuki tahapan pertandingan.
Selain Ketua PERBOSI Muara Enim Apri Kohar, persiapan tim juga melibatkan Sekretaris PERBOSI Muara Enim, Tantowi.
Kehadiran atlet dari berbagai kecamatan menunjukkan upaya PERBOSI dalam menjaring potensi olahraga masyarakat di kalangan pelajar. Bola Sundul tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, sportivitas dan kerja sama tim.
Dengan komposisi 35 atlet putra dan putri yang mengikuti persiapan, PERBOSI Muara Enim kini mulai menyusun kekuatan untuk menghadapi persaingan pada Forprov II KORMI.
Para atlet juga diharapkan mampu menjaga semangat latihan dan menunjukkan sikap disiplin selama proses persiapan hingga pertandingan berlangsung.
“Kami optimistis bisa mencapai hasil maksimal. Yang paling penting, atlet siap bertanding, memahami aturan dan mampu membawa nama PERBOSI Muara Enim dengan prestasi serta sikap yang membanggakan,” kata Apri.
PERBOSI Muara Enim berharap persiapan yang dilakukan sejak awal dapat menjadi modal penting untuk menghadapi Forprov II KORMI. Target maksimal pun mulai dicanangkan, dengan membawa semangat untuk tidak sekadar menjadi peserta, tetapi mampu bersaing dan meraih prestasi bagi Kabupaten Muara Enim.(*)










