enimpost.com,MUARA ENIM – PT Satria Bahana Sarana (SBS), anak/afiliasi PT Bukit Asam Tbk (PTBA), kembali memperkuat kontribusinya di bidang kesehatan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kali ini, PT SBS berkolaborasi dengan Puskesmas Tanjung Enim memberikan layanan kesehatan gratis sekaligus skrining Tuberkulosis (TBC) kepada masyarakat Desa Tegalrejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Tegalrejo, Rabu (12/8/2026). Kegiatan dibuka Sekretaris Pemerintah Desa Tegalrejo, Inka Pratiwi, dan menjadi bagian dari upaya memperluas deteksi dini penyakit menular di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Asisten Manajer CSR PT SBS Auliya mengatakan, program tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk mendukung program kesehatan pemerintah melalui kolaborasi berkelanjutan dengan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Program skrining TBC ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Sebelumnya kami juga telah bekerja sama dengan Puskesmas Tanjung Enim melalui program pemberian makanan tambahan (PMT) untuk pasien TBC dan program pencegahan stunting,” ujar Auliya.
Menurut dia, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan fasilitas kesehatan perlu terus diperkuat agar manfaat program CSR dapat dirasakan langsung masyarakat. PT SBS, kata Auliya, terbuka untuk melanjutkan sinergi melalui berbagai program kesehatan lainnya.
“Keberadaan perusahaan harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, tidak hanya melalui kegiatan operasional, tetapi juga melalui program-program sosial yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga,” katanya.
Auliya berharap dukungan masyarakat terhadap keberadaan perusahaan dapat menjadi energi bagi PT SBS untuk terus berkembang dan meningkatkan kontribusi di wilayah operasionalnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Tegalrejo Inka Pratiwi menyambut baik pelaksanaan layanan kesehatan tersebut. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas skrining sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mendeteksi kemungkinan penyakit TBC secara lebih dini.
Kepala Puskesmas Tanjung Enim, dr. Zalmah, menjelaskan bahwa skrining TBC merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang dilaksanakan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim. Program tersebut diarahkan untuk mempercepat penemuan kasus sekaligus mencegah penyebaran TBC di masyarakat.
“Kecamatan Lawang Kidul menjadi salah satu wilayah pelaksanaan skrining, termasuk Desa Lingga dan Desa Tegalrejo. Kami mengapresiasi dukungan PT SBS yang telah berkolaborasi dengan pemerintah sehingga jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin luas,” jelas Zalmah.
Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan peran dunia usaha dalam mendukung agenda kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional pertambangan. Melalui pendekatan deteksi dini dan edukasi kesehatan, program diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit menular.
Bagi PT SBS, kesinambungan program kesehatan menjadi bagian dari upaya memastikan aktivitas perusahaan turut memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.(*)







