Tingkatkan Kemandirian Ekonomi, PAMA Gelar Pelatihan Budidaya Ayam Petelur

enimpost.com,MUARAENIM – Dalam upaya mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menciptakan peluang usaha baru di lingkar tambang, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) menggelar Pelatihan Budidaya Ayam Petelur pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang berlokasi di Desa Penyandingan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim ini difokuskan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM pemula serta warga yang berminat merintis usaha peternakan.

​Program ini dirancang sebagai langkah strategis perusahaan untuk memperkenalkan budidaya ayam petelur sebagai alternatif usaha yang potensial dalam meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat ketahanan finansial keluarga.

enimpost

​Perwakilan CSR PAMA, Joko Budi Santoso, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam pilar pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui pelatihan ini, PAMA ingin memastikan masyarakat sekitar wilayah operasional mampu tumbuh mandiri secara ekonomi.
​”Kami melihat potensi pasar untuk telur ayam di wilayah Muara Enim masih sangat terbuka lebar. Melalui pelatihan budidaya ayam petelur ini, kami berharap dapat mencetak wirausahawan baru di Desa Penyandingan. PAMA berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, memberikan pengetahuan, hingga nantinya UMKM desa ini bisa mandiri dan berkelanjutan pada ketahanan pangan serta ekonomi keluarga,” ujar Joko Budi Santoso.

​Pelatihan ini menghadirkan Legiansyah, seorang praktisi sukses asal Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim. Selain dikenal sebagai pelaku usaha budidaya ayam petelur yang berhasil, Legiansyah juga menjabat sebagai Direktur BUMDes Padang Bindu. Rekam jejak keberhasilannya menjadikannya sosok yang tepat untuk menginspirasi dan membagikan ilmu praktis kepada para peserta.
​Dalam sesi pemaparannya, Legiansyah mengupas tuntas dasar-dasar budidaya ayam petelur yang mencakup:

​Manajemen Awal: Pemilihan bibit berkualitas, baik berupa Day Old Chicken (DOC) maupun pullet (ayam siap bertelur).

​Infrastruktur & Nutrisi: Persiapan kandang yang memenuhi standar kesehatan dan kenyamanan ternak, serta manajemen pemberian pakan yang tepat demi mendukung produktivitas telur yang optimal.

Kesehatan dan Kebersihan: Pentingnya menjaga kebersihan kandang, pengendalian penyakit, program vaksinasi, hingga aspek manajerial seperti pencatatan biaya dan hasil produksi.

​Legiansyah juga menekankan bahwa kunci keberhasilan usaha ini berada pada manajemen tantangan, menjaga kualitas produk secara konsisten, serta kemampuan membangun kemitraan yang solid dengan konsumen maupun pelaku usaha lainnya. Melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif, para peserta memperoleh wawasan praktis yang dapat diterapkan secara langsung di lapangan.
​Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan masyarakat Desa Penyandingan kini memiliki bekal pengetahuan dasar yang memadai untuk mengembangkan usaha peternakan ayam petelur secara mandiri. Langkah nyata sinergi antara PAMA dan masyarakat ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta mendukung akselerasi pertumbuhan UMKM di wilayah pedesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *