enimpost.com,MUARA ENIM — Puluhan warga RW 03 Kompleks Perumka SS, Kelurahan Pasar Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, memanfaatkan layanan pengobatan gratis yang digelar PT Bukit Asam (PTBA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Bukit Asam Medika (RS BAM) tersebut digelar di halaman rumah Ketua RT 01/RW 03 Kompleks Perumka SS, Supandi. Layanan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 10.30 WIB dan mendapat antusiasme warga, baik laki-laki maupun perempuan.
Sebanyak 60 warga tercatat memanfaatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang diberikan tenaga medis RS BAM.
Perwakilan CSR PTBA, Hakim, mengatakan dari hasil pemeriksaan dan keluhan warga, sebagian besar pasien mengeluhkan gangguan pernapasan atau infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Keluhan tersebut dinilai perlu menjadi perhatian, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berlangsung cukup panjang.
Selain gangguan pernapasan, sejumlah warga, khususnya lanjut usia, juga mengeluhkan masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi.
“Sebagian besar warga yang datang mengeluhkan gangguan pernapasan atau ISPA. Selain itu, ada juga keluhan hipertensi, terutama dari pasien yang sudah lanjut usia,” kata Hakim.
Menurut dia, kegiatan pengobatan gratis tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan diri dan keluarga.
Hakim juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Percikan api sekecil apa pun, kata dia, dapat memicu kebakaran apabila tidak ditangani dengan baik.
“Kita harus selalu menjaga kesehatan diri dan keluarga serta mewaspadai percikan api sekecil apa pun, terlebih saat musim kemarau dan meningkatnya potensi karhutla,” ujarnya.
Lurah Pasar Tanjung Enim, Najiburrahman, yang hadir bersama staf kelurahan, mengapresiasi langkah PTBA melalui CSR yang menggandeng RS BAM dalam memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat.
Najiburrahman berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Kami mengapresiasi CSR PT Bukit Asam yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Bukit Asam Medika dalam mengadakan kegiatan pengobatan gratis ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan,” kata Najiburrahman.
Ia juga mengimbau masyarakat Kompleks Perumka SS khususnya dan warga Kelurahan Pasar Tanjung Enim pada umumnya untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan, terutama selama musim kemarau.
Masyarakat diminta menggunakan masker apabila berada di lingkungan yang berdebu atau kualitas udaranya kurang baik. Warga juga diingatkan tidak membuang atau membakar sampah sembarangan karena dapat memicu kebakaran maupun memperburuk kualitas udara.
“Manfaatkan layanan pengobatan gratis ini sebaik mungkin dengan memeriksakan kondisi kesehatan masing-masing. Di sisi lain, kebersihan lingkungan juga harus tetap dijaga,” ujarnya.
Imbauan serupa disampaikan Babinsa Kelurahan Pasar Tanjung Enim, Sertu Imam Udin. Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan penggunaan api di lingkungan permukiman.
Ia mengingatkan warga untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak membakar sampah di lokasi yang berpotensi menimbulkan api.
Menurutnya, pengelolaan sampah rumah tangga dapat dilakukan dengan cara yang lebih aman, salah satunya menyediakan lubang sampah untuk mengolah sampah organik sehingga dapat dimanfaatkan menjadi pupuk.
Kegiatan pengobatan gratis tersebut turut dihadiri perwakilan CSR PTBA, Hakim dan Agung, empat tenaga medis RS BAM, Ketua RT 01/RW 03 Supandi, serta Babinsa Kelurahan Pasar Tanjung Enim Sertu Imam Udin.
Layanan kesehatan gratis ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mendorong warga lebih dini mengetahui kondisi kesehatannya, terutama di tengah tantangan kesehatan yang muncul selama musim kemarau.








