Yayasan Mutiara Enim Perkuat Pendidikan Karakter, Tambah 100 Mushaf Al-Qur’an dan 100 Buku Iqra untuk SMK Mutiara

enimpost.com,MUARA ENIM – Yayasan Mutiara Enim terus memperkuat implementasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan di SMK Mutiara Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni menambah 100 eksemplar mushaf Al-Qur’an Al Hifz dan 100 buku Iqra sebagai sarana pembelajaran bagi 760 peserta didik.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi sekolah dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi kejuruan, tetapi juga memiliki karakter religius, disiplin, dan berakhlak mulia.

SMK Mutiara Tanjung Enim yang berlokasi di Jalan Kiemas, RT 3, Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, memiliki dua program keahlian, yakni Teknik Otomotif dan Teknik Jaringan Komputer. Di tengah perkembangan dunia industri yang semakin kompetitif, sekolah menilai penguatan karakter menjadi fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing.

Pengawas Pembina Internal Yayasan Mutiara Enim, Drs. Rika Montana, mengatakan pendidikan karakter merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran di sekolah. Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan harus berjalan seiring dengan pembinaan moral dan spiritual peserta didik.

“Yayasan berkomitmen mendukung lahirnya generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan keterampilan vokasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, integritas, serta kecerdasan spiritual. Karena itu kami menambah fasilitas pembelajaran berupa mushaf Al-Qur’an dan buku Iqra agar pembinaan keagamaan semakin optimal,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).

enimpost

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menegaskan bahwa tujuan pendidikan adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, kreatif, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab.

Sebagai implementasi program, sekolah menambah jam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam bentuk kegiatan kokurikuler maupun ekstrakurikuler di luar jam belajar. Selain itu, peserta didik juga dibiasakan mengikuti salat dhuha berjamaah, program setoran hafalan surah Al-Qur’an, serta kegiatan peringatan hari besar Islam (PHBI).

Sekolah juga memberikan penghargaan khusus kepada siswa yang berhasil menghafal Al-Qur’an, minimal juz ke-30. Pada saat tasyakuran kelulusan, para hafiz memperoleh penghargaan berupa mushaf Al-Qur’an sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi peserta didik lainnya.

Kepala SMK Mutiara Tanjung Enim, Sherli Nopitha, S.Pd., mengatakan penguatan pendidikan karakter menjadi salah satu prioritas sekolah dalam membentuk lulusan yang siap memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter peserta didik. Kami ingin lulusan SMK Mutiara memiliki sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, mandiri, toleran, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” katanya.

Program tersebut didukung Tim Penguatan Pendidikan Karakter yang terdiri atas H. M. Iqbal, S.Pd., H. Turut, M.M., Sri Putri Awalia, S.Pd.I.,dan Syalu Dwi Wulandari, S.Pd. Tim bertugas mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam seluruh aktivitas pembelajaran dan kehidupan sekolah.

Melalui penguatan pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an, Yayasan Mutiara Enim berharap SMK Mutiara Tanjung Enim mampu mencetak lulusan yang unggul dalam bidang kejuruan sekaligus memiliki moral, integritas, dan spiritualitas yang kuat sehingga siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *