enimpost.com,MUARAENIM – Empat pemain muda binaan Kabupaten Muara Enim terpilih mengikuti Program Pembinaan Atlet Pelajar Provinsi (PAPP) cabang olahraga sepak bola tahun 2026 yang berada di bawah naungan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan. Keempat pemain tersebut adalah M. Risqi, Abram Alqakari, M. Farel, dan Hafidz Adzhanul Manar.
Program PAPP 2026 menyasar pembinaan kelompok umur 15 tahun (kelahiran 2010–2011). Program ini dirancang sebagai pembinaan jangka menengah dan panjang melalui tahapan latihan terstruktur, mencakup aspek teknik dasar, taktik bermain, fisik, mental, serta pembinaan karakter dan pendidikan. Melalui skema tersebut, pemerintah provinsi menargetkan lahirnya atlet sepak bola berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional pada tahun-tahun mendatang.
Keberhasilan Muara Enim meloloskan empat pemain dinilai sebagai capaian signifikan di tingkat kabupaten. Keempat pemain tersebut merupakan bagian dari tim Kabupaten Muara Enim pada ajang Piala Gubernur U-15 Sumatera Selatan 2025, yang berhasil meraih peringkat ketiga dari seluruh peserta kabupaten/kota se-Sumatera Selatan. Hasil itu menjadi salah satu indikator performa dan kesiapan atlet muda Muara Enim dalam bersaing di level provinsi.
Selama proses persiapan dan pembinaan, para pemain mendapat dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Muara Enim serta Askab PSSI Muara Enim. Kedua institusi tersebut berperan dalam fasilitasi program latihan, pendampingan tim, serta koordinasi teknis dengan pelatih dan perangkat pertandingan.
Pelatih tim Muara Enim, Septa, mengatakan bahwa terpilihnya empat pemain tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan berjenjang yang dijalankan secara konsisten.
“Seleksi PAPP cukup ketat dan menilai banyak aspek. Anak-anak ini menunjukkan perkembangan yang baik selama pembinaan dan kompetisi. Kami berharap mereka dapat mengikuti program ini dengan disiplin dan terus meningkatkan kualitas permainan,” ujarnya.
Ketua PSSI Muara Enim, Yusran, menilai lolosnya empat pemain ke PAPP menjadi modal penting bagi pembinaan sepak bola daerah. Menurut dia, capaian tersebut harus dijadikan motivasi untuk memperkuat pembinaan usia dini secara berkelanjutan.
“Ini menunjukkan bahwa pembinaan di daerah berjalan dan mampu bersaing. Ke depan, kami akan terus mendorong pembinaan kelompok umur agar lebih sistematis,” kata Yusran.
Sementara itu, Kepala Dispora Muara Enim, Syarifudin, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan atlet pelajar.
“Kami berharap para pemain yang terpilih dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Pemerintah daerah akan terus mendukung pembinaan atlet agar ke depan lahir pemain berprestasi dan profesional dari Muara Enim,” ujarnya.
Dengan bergabungnya empat pemain tersebut ke dalam program PAPP Sumatera Selatan 2026, Kabupaten Muara Enim diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mencetak atlet sepak bola muda yang kompetitif dan berkelanjutan di tingkat provinsi maupun nasional.







