Tapak Suci Muara Enim Raih Juara Umum Kejuaraan Sumsel 2026

enimpost.com,MUARA ENIM,+ Kontingen tuan rumah Tapak Suci Pimpinan Daerah (Pimda) 118 Muara Enim A keluar sebagai juara umum pada Kejuaraan Tapak Suci Muara Enim Championship Se-Sumatera Selatan 2026. Hasil tersebut menjadi cerminan keberhasilan pembinaan atlet yang dilakukan secara berjenjang di Kabupaten Muara Enim.

Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari di GOR Pancasila Muara Enim itu diikuti 28 kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan juga menjadi ruang pembinaan sekaligus mempererat silaturahmi antarpesilat Tapak Suci.

Pembukaan kejuaraan dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, H. M. Alfajri Zabidi. Hadir pula jajaran Pimpinan Wilayah Tapak Suci Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Muara Enim, KONI, IPSI, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, serta perwakilan berbagai perguruan pencak silat di bawah naungan IPSI.

Selama pertandingan, para atlet dari berbagai kelompok usia menampilkan kemampuan teknik sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, dan persaudaraan yang menjadi bagian dari ajaran Tapak Suci.

Berdasarkan hasil rekapitulasi panitia, Tapak Suci Pimda 118 Muara Enim A meraih Juara Umum I dengan koleksi 29 medali emas, 25 medali perak, dan satu medali perunggu atau total 55 medali.

Posisi Juara Umum II ditempati Tapak Suci Pimda 103 Ogan Komering Ulu (OKU) dengan perolehan 24 medali emas, 11 medali perak, dan delapan medali perunggu. Sementara Juara Umum III diraih Tapak Suci Pimda 116 Lahat setelah mengumpulkan 16 medali emas, tujuh medali perak, dan empat medali perunggu.

Sekretaris Umum Tapak Suci Pimda 118 Muara Enim sekaligus Ketua Panitia, Hj. Misliyani, mengatakan kejuaraan tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antarpimpinan daerah Tapak Suci di Sumatera Selatan.

“Kejuaraan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus mencari atlet-atlet terbaik yang nantinya dapat mewakili Tapak Suci pada berbagai kejuaraan di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional,” ujarnya.

Menurut Misliyani, keberlanjutan pembinaan atlet memerlukan kompetisi yang rutin sehingga kemampuan para pesilat dapat terus berkembang.

Ia berharap Muara Enim Championship dapat menjadi agenda tahunan yang mendorong setiap pimpinan daerah meningkatkan kualitas pembinaan kader dan atlet.

Ketua Pimda 118 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Muara Enim, Firdaus, S.H., mengapresiasi seluruh atlet yang telah mengikuti pertandingan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Menurut dia, prestasi yang diraih para juara merupakan hasil dari proses latihan yang panjang, pembinaan pelatih, serta dukungan keluarga. Namun, nilai yang tidak kalah penting adalah tumbuhnya karakter disiplin, tanggung jawab, dan persaudaraan di antara para peserta.

“Prestasi tentu membanggakan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana para atlet mampu menjaga sportivitas dan nilai-nilai persaudaraan selama mengikuti kejuaraan,” katanya.

Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kategori, mulai Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, hingga Dewasa. Para juara diharapkan menjadi bagian dari regenerasi atlet Tapak Suci Sumatera Selatan yang mampu bersaing pada berbagai kejuaraan di masa mendatang.

Banyaknya peserta yang ambil bagian menunjukkan pembinaan pencak silat Tapak Suci di Sumatera Selatan terus berkembang. Selain melahirkan atlet berprestasi, organisasi tersebut juga berupaya membangun karakter generasi muda melalui olahraga yang berpijak pada nilai keislaman, kedisiplinan, dan persaudaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *