enimpost.com,MUARA ENIM – MTs Negeri 1 Muara Enim memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar dan mempraktikkan nilai-nilai demokrasi melalui Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM).
Pemilihan dilaksanakan secara langsung melalui dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang disiapkan Tim OSIM MTs Negeri 1 Muara Enim. Seluruh siswa, guru, dan staf madrasah dari Kampus A dan Kampus B turut menggunakan hak pilih dalam menentukan kepengurusan OSIM.
Dalam pemilihan tersebut terdapat dua pasangan calon. Pasangan nomor urut satu yakni Rizka Rahmadani sebagai calon ketua dan Alhabsy Alfarizki sebagai calon wakil ketua.
Sementara pasangan nomor urut dua yakni Queenabila Salsabila sebagai calon ketua dan Melisa Arlina F sebagai calon wakil ketua.
Kedua pasangan calon membawa gagasan dan komitmen untuk mengembangkan kegiatan kesiswaan serta menciptakan lingkungan madrasah yang aktif, kreatif, dan berprestasi.
Proses pemungutan suara diawali Kepala MTs Negeri 1 Muara Enim Jumianah. Ia menggunakan hak pilihnya terlebih dahulu sebagai bentuk keteladanan sekaligus membuka rangkaian pemungutan suara.
Setelah itu, siswa, guru, dan staf secara bergiliran mendatangi TPS untuk memberikan suara sesuai pilihan masing-masing.
Pelaksanaan pemilihan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme dari peserta didik. Selain menentukan pemimpin organisasi siswa, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai proses demokrasi.
Siswa belajar menentukan pilihan, menggunakan hak suara secara bertanggung jawab, menghargai perbedaan pilihan, serta menerima hasil pemilihan.
Salah satu calon Ketua OSIM, Rizka Rahmadani, mengatakan keikutsertaannya dalam pemilihan bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan.
“Kami ingin menjadikan OSIM sebagai wadah untuk menampung ide, kreativitas, dan aspirasi siswa. Apa pun hasilnya nanti, kami berharap seluruh siswa tetap bersatu dan bersama-sama memberikan kontribusi terbaik untuk madrasah,” kata Rizka.
Sementara itu, Kepala MTs Negeri 1 Muara Enim Jumianah mengatakan pemilihan OSIM menjadi bagian dari pendidikan karakter sekaligus pembelajaran demokrasi di lingkungan madrasah.
“Melalui pemilihan ini, siswa belajar menggunakan hak pilih, menentukan pilihan secara bertanggung jawab, menghargai perbedaan, serta menerima hasil dengan lapang dada,” ujar Jumianah.
Menurut dia, demokrasi tidak cukup hanya dipahami melalui pembelajaran di kelas. Nilai-nilai demokrasi perlu dipraktikkan agar siswa memiliki pengalaman langsung dalam menerapkan sikap jujur, bertanggung jawab, dan menghargai orang lain.
“Demokrasi bukan hanya teori, tetapi perlu dipraktikkan agar siswa memiliki pengalaman dalam membangun sikap jujur, bertanggung jawab, dan menghargai orang lain,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, MTs Negeri 1 Muara Enim berharap dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan integritas peserta didik sejak dini.
Pemilihan OSIM juga diharapkan menjadi pengalaman bagi siswa untuk memahami pentingnya partisipasi, musyawarah, tanggung jawab, serta menghormati keputusan bersama.
Madrasah berharap proses tersebut dapat melahirkan generasi muda yang mampu menjadi pemimpin, memiliki integritas, serta dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan madrasah maupun masyarakat.(*)






