enimpost.com,MUARA ENIM — Peta persaingan menuju Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Muara Enim mulai mengerucut. H. Adriansyah menjadi satu-satunya bakal calon yang hingga batas waktu pengambilan dan pengembalian formulir tercatat telah menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia penjaringan.
Adriansyah secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Muara Enim kepada panitia penjaringan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses menuju Musda yang akan menentukan kepemimpinan Partai Golkar Muara Enim periode berikutnya.
Dari perkembangan penjaringan tersebut, Musda Golkar Muara Enim berpeluang berlangsung secara aklamasi apabila tidak terdapat bakal calon lain yang memenuhi persyaratan pencalonan sesuai mekanisme organisasi.
Adriansyah menyebut, dalam pengembalian formulir tersebut dirinya mendapatkan dukungan dari 21 Ketua Kecamatan, DPD II Partai Golkar Muara Enim, serta para pendiri dan pihak yang mendirikan Partai Golkar.
“Alhamdulillah, pada pengembalian berkas formulir ini saya mendapatkan dukungan dari 21 Ketua Kecamatan, 1 DPD II Golkar Muara Enim, serta para pendiri dan yang mendirikan Partai Golkar,” ujar Adriansyah.
Menurutnya, dukungan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan tetap mengikuti seluruh tahapan dan aturan organisasi.
“Dukungan ini merupakan amanah. Selanjutnya kita ikuti seluruh proses sesuai mekanisme organisasi yang berlaku di Partai Golkar,” katanya.
Sementara itu, salah satu panitia penjaringan, Riasan Syahri, S.H., M.H., membenarkan bahwa berkas pendaftaran Adriansyah telah diterima oleh panitia.
Menurut Riasan, hingga pukul 13.30 WIB, Adriansyah merupakan satu-satunya bakal calon yang mengambil sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran.
“Pengembalian berkas ini kami terima. Sampai sekarang, pada pukul 13.30 WIB, yang baru mengambil dan mengembalikan berkas formulir baru H. Adriansyah,” ujar Riasan.
Panitia masih memberikan kesempatan hingga batas waktu penutupan tahapan penjaringan.
“Untuk penutupan tahapan ini kami tunggu sampai pukul 14.00 WIB,” jelasnya.
Setelah tahapan penjaringan ditutup, proses tidak serta-merta menetapkan calon terpilih. Berkas pendaftaran berikut dokumen dukungan akan diperiksa dan diverifikasi sesuai mekanisme yang berlaku.
“Untuk berkas ini dan dukungan nantinya akan diperiksa oleh pihak verifikasi dari DPD Golkar Sumatera Selatan,” ungkap Riasan.
Kondisi tersebut membuat konstelasi menuju Musda Golkar Muara Enim sementara mengarah pada satu nama. Namun, kepastian mengenai tahapan pencalonan maupun kemungkinan aklamasi tetap bergantung pada hasil verifikasi serta keputusan forum Musda sesuai ketentuan organisasi.
Dengan demikian, pengembalian formulir oleh Adriansyah menjadi momentum penting dalam perjalanan menuju Musda. Dukungan dari sejumlah pimpinan kecamatan yang disebut telah diberikan kepadanya menjadi salah satu faktor yang akan diperiksa dalam tahapan verifikasi sebelum proses berlanjut ke agenda Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Muara Enim.(*)








