enimpost.com,MUARAENIM – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Claster Sumatera Selatan Bukit Asam bersama Persatuan Istri Karyawan PAMA (PIKP) BTSJ menggelar Seminar Kesehatan di Ballroom Griya Sintesa pada Jumat, 9 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan mental, pola hidup sehat, dan pentingnya kecukupan tidur dalam mendukung keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya bagi karyawan yang bertugas di area operasional tambang.
Seminar ini menghadirkan narasumber dokter spesialis kedokteran jiwa, dr. Rahmaniah, Sp.KJ, serta diikuti oleh anggota dan pengurus PIKP PAMA. Selain pemaparan materi kesehatan, kegiatan ini juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman bersama seorang operator yang konsisten menjaga kesehatannya dan istri dari operator teladan yang berbagi praktik dukungan keluarga dalam menjaga kecukupan waktu istirahat suami.
Kegiatan diawali dengan sambutan pengurus PIKP yang menyampaikan apresiasi atas partisipasi para peserta. Dalam sambutannya, pengurus PIKP menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya istri, dalam membangun lingkungan rumah tangga yang sehat dan harmonis. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu karyawan menjaga kebugaran, kesiapan kerja, serta keselamatan selama menjalankan tugas.

SHE Department Head PAMA, Ade Gusman, turut memberikan sambutan sekaligus mengingatkan peserta mengenai potensi bahaya keselamatan dan kesehatan yang dihadapi karyawan di lingkungan pertambangan. Ia menegaskan bahwa kesiapan fisik dan mental merupakan aspek penting dalam mendukung pelaksanaan pekerjaan yang aman, termasuk melalui kebiasaan tidur dan istirahat yang cukup.
“Pola tidur dan waktu istirahat yang cukup merupakan fondasi penting dalam menjaga stamina dan konsentrasi. Dukungan keluarga di rumah juga memiliki peran dalam membangun pola hidup sehat dan membantu menjaga keteraturan waktu istirahat, sehingga karyawan dapat mempersiapkan diri dengan baik sebelum menjalankan tugas di lapangan,” ujar Ade Gusman.
Memasuki sesi utama, dr. Rahmaniah, Sp.KJ, menyampaikan materi mengenai pengelolaan stres, pemeliharaan kesehatan mental, serta pentingnya keseimbangan antara kehidupan pribadi dan keluarga. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai hubungan kualitas tidur dengan kondisi fisik dan psikologis, termasuk pengaruhnya terhadap konsentrasi dan kesiapan seseorang dalam beraktivitas.
Pengalaman yang dibagikan oleh operator dan istri operator teladan turut memberikan gambaran praktis mengenai penerapan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Sesi ini diharapkan dapat mendorong peserta untuk membangun kebiasaan positif di lingkungan keluarga, termasuk menciptakan suasana istirahat yang nyaman dan mendukung kecukupan tidur bagi suami.
Melalui kegiatan ini, PAMA bersama PIKP berharap kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mental, kecukupan tidur, dan dukungan keluarga semakin meningkat. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan budaya keselamatan yang tidak hanya dibangun di lingkungan kerja, tetapi juga didukung melalui kebiasaan sehat di rumah, sehingga karyawan dapat bekerja secara aman, sehat, dan produktif.(*)










