Panti Jompo Pertama di Muara Enim Mulai Dibangun, Upaya Hadirkan Hunian Layak bagi Lansia

enimpost.com, MUARA ENIM — Pembangunan panti jompo pertama di Kabupaten Muara Enim resmi dimulai melalui peletakan batu pertama Uma Wreda yang berada di bawah naungan Yayasan Darussakinah Tanjung Enim. Inisiatif ini menjadi langkah awal menghadirkan fasilitas pelayanan sosial bagi lanjut usia (lansia) di daerah tersebut.

Kegiatan peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Muara Enim melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, serta dihadiri Wakil Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M.Si., Kepala Dinas Sosial Lido Septontoni, SH, Kepala Kesbangpol Holika, Camat Lawang Kidul Zulchaidir Sidik, S.STP., M.Si., unsur Forkopimcam, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), dan masyarakat.

Pembina Yayasan Darussakinah Tanjung Enim, Filliandri, mengatakan, pembangunan Uma Wreda dilatarbelakangi oleh kondisi sosial lansia yang masih membutuhkan perhatian serius. Berdasarkan pengalaman pihaknya dalam kegiatan bakti sosial, masih banyak lansia yang hidup dalam keterbatasan, baik secara ekonomi maupun dukungan keluarga.

“Kami sering menemukan lansia yang hidup sendiri dalam kondisi tidak layak. Ada juga yang tinggal bersama keluarga, tetapi tidak terurus dengan baik karena keterbatasan ekonomi. Bahkan, ada yang ditinggalkan dalam kondisi sakit,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini Kabupaten Muara Enim belum memiliki fasilitas panti jompo, sehingga lansia yang membutuhkan perawatan harus dirujuk ke daerah lain seperti Palembang dan Ogan Ilir. Kondisi tersebut dinilai kurang efektif dalam memberikan pelayanan yang optimal.

“Melihat kondisi itu, kami berinisiatif mendirikan yayasan dan membangun panti jompo ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lansia. Tujuannya murni untuk memberikan tempat tinggal yang layak dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” kata Filliandri.

Pembangunan Uma Wreda ditargetkan selesai dalam waktu satu tahun. Panti ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang pembinaan agar lansia tetap aktif, sehat, dan produktif.

Selain itu, pihak yayasan menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan program pelayanan sosial bagi lansia, termasuk penanganan lansia terlantar.

Sementara itu, Bupati Muara Enim melalui Staf Ahli Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Juli Jumantan N., menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembangunan panti jompo tersebut. Menurutnya, kehadiran Uma Wreda merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok lansia.

“Pemerintah daerah menyambut baik pembangunan ini. Kami berharap panti jompo ini dapat segera selesai dan beroperasi, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar dan sesuai rencana.

Dengan hadirnya Uma Wreda, diharapkan Kabupaten Muara Enim memiliki fasilitas pelayanan sosial yang lebih memadai bagi lansia, sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.(ep02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *