enimpost.com,MUARA ENIM – Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Asam, Tanjung Enim, dipenuhi tepuk tangan dan senyum bangga para orang tua saat TK Antrasita Bukit Asam menggelar Pentas Seni Tutup Tahun Pelajaran 2025/2026, (5/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan kreativitas sekaligus menunjukkan hasil proses pembelajaran yang telah dijalani selama satu tahun.
Mengusung tema “Senyum Ceria Generasi Emas”, pentas seni menghadirkan beragam pertunjukan yang dibawakan para siswa. Mulai dari tarian, drama musikal, hingga drama kolosal bertema cinta lingkungan yang berhasil memukau para penonton.

Sejak pagi, ratusan orang tua memenuhi ruang pertunjukan untuk menyaksikan putra-putri mereka tampil di atas panggung. Meski masih berusia dini, para siswa tampak percaya diri membawakan peran masing-masing di hadapan penonton.
Bagi sebagian orang tua, momen tersebut bukan sekadar pertunjukan seni. Penampilan anak-anak di atas panggung menjadi simbol tumbuh kembang mereka dalam keberanian, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi.
Tak sedikit orang tua yang mengabadikan setiap penampilan melalui telepon genggam. Bahkan beberapa di antaranya tampak haru melihat anak-anak yang sebelumnya masih bergantung pada pendampingan orang tua kini mampu tampil mandiri di hadapan banyak orang.
Kepala TK Antrasita Bukit Asam, Nuri Anjarsari, mengatakan pentas seni merupakan bagian dari proses pendidikan karakter yang selama ini menjadi fokus pembelajaran di sekolah.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari pembentukan sikap, perilaku, dan kepercayaan diri yang akan menjadi bekal saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Pentas seni ini menjadi salah satu sarana untuk melatih keberanian, rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi, serta menumbuhkan karakter positif pada anak. Pembentukan karakter dan pendidikan attitude merupakan modal penting bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar,” ujar Nuri.
Ia menjelaskan, berbagai penampilan yang disajikan siswa merupakan hasil pembelajaran dan latihan yang dilakukan secara bertahap selama di sekolah. Selain mengembangkan kreativitas, kegiatan tersebut juga mengajarkan kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab.
Nuri berharap pengalaman tampil di depan publik dapat menjadi bekal berharga bagi anak-anak dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di masa mendatang.
“Anak-anak adalah generasi emas masa depan. Kami ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berkarakter baik, mampu berinteraksi dengan lingkungan, serta memiliki semangat belajar yang tinggi,” katanya.
Melalui pentas seni tersebut, TK Antrasita Bukit Asam tidak hanya menutup tahun pelajaran dengan suasana meriah, tetapi juga menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berkarakter sejak usia dini.












