enimpost.com,MUARAENIM – Dalam momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Jobsite MTBU menegaskan komitmennya terhadap penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui program kemanusiaan Donor Darah Karyawan. Bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Muara Enim, kegiatan ini dilaksanakan di Lobby Office PAMA MTBU, Jumat (30/1/2026), dan berhasil mengumpulkan 62 kantong darah.
Program ini menjadi bagian dari pendekatan sustainability-driven operation PAMA MTBU, di mana aspek keselamatan kerja, kesehatan karyawan, dan kontribusi sosial terintegrasi dalam satu kerangka pembangunan berkelanjutan di sektor jasa pertambangan.

Antusiasme karyawan mencerminkan keberhasilan internalisasi nilai ESG di lingkungan kerja. Dari 72 karyawan yang mendaftar sebagai pendonor, 62 orang dinyatakan layak mendonor setelah melalui proses skrining kesehatan sesuai standar PMI, sementara 10 orang lainnya belum dapat berpartisipasi karena pertimbangan medis. Adapun darah yang terkumpul terdiri dari golongan A (7 kantong), B (23 kantong), AB (5 kantong), dan O (27 kantong), yang seluruhnya akan digunakan untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat Muara Enim dan wilayah sekitarnya.
Dari perspektif Social (S), kegiatan donor darah ini mencerminkan peran aktif PAMA MTBU dalam memperkuat sistem kesehatan daerah, khususnya dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi rumah sakit rujukan. Sinergi berkelanjutan dengan PMI Muara Enim menjadi bukti komitmen perusahaan dalam membangun hubungan harmonis dan saling menguatkan dengan pemangku kepentingan lokal.

Sementara itu, dari sisi Governance (G), pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terstruktur, transparan, dan mengacu pada standar kesehatan yang ketat. Kehadiran jajaran manajemen PAMA MTBU, termasuk CSR Department Head Agung Harikusuma, menunjukkan dukungan kepemimpinan perusahaan dalam mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab dan beretika.
“Kami memandang peringatan Bulan K3 Nasional sebagai momentum untuk memperkuat budaya keberlanjutan. Donor darah ini bukan hanya aksi sosial, tetapi bagian dari strategi ESG PAMA MTBU dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi karyawan, masyarakat, dan perusahaan,” ujar Agung Harikusuma.
Dari sisi Environmental (E), meskipun kegiatan ini bersifat sosial, PAMA MTBU menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang sehat merupakan fondasi penting bagi operasional tambang yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Lingkungan kerja yang sehat diyakini mampu menekan risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan produktivitas operasional secara berkelanjutan.
Perwakilan PMI Kabupaten Muara Enim, Sulastri, mengapresiasi konsistensi PAMA MTBU dalam mendukung ketahanan layanan kesehatan daerah.
“Kontribusi PAMA MTBU sangat berarti dalam menjaga ketersediaan stok darah. Kolaborasi berkelanjutan seperti ini menjadi contoh nyata sinergi dunia usaha dengan lembaga kemanusiaan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan donor darah ini, PAMA MTBU kembali menegaskan posisinya sebagai perusahaan jasa pertambangan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja operasional, tetapi juga pada penciptaan nilai sosial jangka panjang. Implementasi ESG yang konsisten diharapkan mampu mendukung keberlanjutan industri pertambangan nasional yang bertanggung jawab, inklusif, dan berdaya saing global.












