Reward Mushaf untuk 15 Kader Tutor Sebaya, SDN 13 Muara Enim Perkuat Gerakan Baca Al-Qur’an

enimpost.com,MUARAENIM – Sebanyak 15 siswa SDN 13 Muara Enim menerima reward berupa Mushaf Al-Qur’an Al Hifz Yunior sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka menjadi kader tutor sebaya baca Al-Qur’an. Program ini menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter berbasis keagamaan di lingkungan sekolah.

Penyerahan mushaf dilakukan secara simbolis pada Senin (3/3/2026) di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan Bambang Utoyo, Kelurahan Pasar 3, Muara Enim. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Mutiara Enim sekaligus Pembina Rumah Sedekah Qur’an (RSQ) Amanah, Winarto, bersama jajaran guru dan tenaga kependidikan.

Kepala SDN 13 Muara Enim, Yurmaidah, S.Pd., mengatakan, penunjukan 15 kader tutor sebaya merupakan langkah strategis sekolah dalam membangun budaya literasi Al-Qur’an sejak dini. Para siswa terpilih akan dibimbing secara intensif agar mampu menjadi pendamping bagi teman sebayanya, khususnya adik kelas, dalam membaca dan memahami Al-Qur’an.

“Anak-anak ini dipersiapkan menjadi motor penggerak gerakan baca Al-Qur’an di sekolah. Harapannya, mereka tidak hanya mahir membaca, tetapi juga mampu menularkan semangat belajar kepada teman-temannya,” ujar Yurmaidah.

SDN 13 Muara Enim saat ini memiliki 216 peserta didik yang terbagi dalam tujuh rombongan belajar, dengan dukungan 15 guru dan tenaga kependidikan. Sekolah ini juga telah memiliki musala sebagai pusat kegiatan kerohanian, mulai dari salat duha, praktik belajar salat untuk kelas bawah, pembelajaran Iqra’ dan Al-Qur’an, hingga pembacaan Asmaul Husna.

Guru Pendidikan Agama Islam, Lita Yulinda, S.Pd.I., menegaskan, program kader tutor sebaya akan terintegrasi dengan kegiatan rutin keagamaan sekolah. Setiap Jumat, siswa dijadwalkan membaca surah-surah dalam Juz Amma secara bersama-sama. Selain itu, pihak sekolah juga mendorong siswa mengikuti kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di masjid sekitar lingkungan sekolah.

“Gerakan baca Al-Qur’an tidak berhenti di sekolah. Kami ingin ada kesinambungan pembelajaran di rumah dan lingkungan sekitar,” kata Lita.

Usai penyerahan mushaf, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi tahsin metode Bukhara. Para siswa diperkenalkan pada lagu-lagu kaidah tahsin serta contoh penerapannya dalam membaca Al-Qur’an secara tartil.

Winarto menjelaskan, penyaluran sedekah Mushaf Al Hifz Yunior menyasar sekolah dasar yang memiliki komitmen kuat dalam mengimplementasikan penguatan pendidikan karakter, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Bupati Muara Enim Nomor 421.1/853/Disdikbud ME-1/2025 tentang Program Penguatan Pendidikan Karakter.

“Kami ingin mushaf ini benar-benar dimanfaatkan untuk membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak dan berkarakter,” ujarnya.

Program ini mendapat dukungan dari Korwil Pendidikan Kecamatan Muara Enim, Trisia Marni, S.Pd., M.Pd., serta Pengawas Pendidikan Agama Islam, Drs. H. Zulhaki, M.Pd.I.

Sebagai sekolah berpredikat Adiwiyata Nasional, Sekolah Ramah Anak, Sekolah Model, dan Sekolah Inklusif, SDN 13 Muara Enim terus memperkuat identitasnya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai spiritual peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed