enimpost.com,MUARA ENIM – Usia boleh bertambah. Tapi semangat untuk tetap sehat tidak boleh ikut menua. Puluhan ibu lanjut usia (lansia) Kelurahan Pasar III, Kecamatan Muara Enim, membuktikannya dengan mengisi pagi bukan dengan duduk diam di rumah, melainkan bergerak, berolahraga dan belajar tentang kesehatan di Plumeria Eco Park Muara Enim, Selasa (29/9/2026).
Sejak pagi, para peserta mengikuti karya wisata sehat yang dikemas PERWATUSI Kabupaten Muara Enim. Tak sekadar rekreasi, kegiatan tersebut menggabungkan olahraga, edukasi kesehatan dan wisata berbasis lingkungan.
Suasana semakin semarak ketika para lansia mengikuti senam bersama Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWATUSI) Kabupaten Muara Enim.
Gerakan senam dilakukan bersama dengan penuh semangat. Usia tidak menjadi penghalang untuk tetap aktif bergerak.
Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi kesehatan. Informasi tersebut disampaikan dr Doli Mauliate Sitompul, Ketua Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) Kabupaten Muara Enim sekaligus pemilik Plumeria Eco Park.
Dr Doli mengatakan, keberadaan Plumeria Eco Park terus dikembangkan dengan konsep yang memadukan wisata, edukasi dan kesehatan.
Menurutnya, kawasan tersebut sejak 2025 dikembangkan sebagai pusat percontohan wisata sehat di Sumatera Selatan.
“Tujuannya untuk mendukung pemerintah daerah dalam membangun masyarakat dengan pola hidup sehat,” kata dr Doli.
Konsep wisata sehat, lanjut dia, tidak hanya mengajak masyarakat datang untuk bersantai. Pengunjung juga diarahkan melakukan aktivitas fisik, mengenal lingkungan dan mendapatkan edukasi yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Konsep tersebut terasa dalam kunjungan para lansia Kelurahan Pasar III.
Setelah berolahraga, peserta diajak menikmati berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan Plumeria Eco Park.
Salah satu yang menarik perhatian adalah mini zoo. Di kawasan tersebut, pengunjung dapat melihat berbagai jenis satwa, mulai dari iguana, kelinci, ayam kalkun, kura-kura, domba hingga merak putih.
Kawasan nursery juga menjadi bagian dari edukasi lingkungan. Pengunjung dapat belajar mengenai tanaman sekaligus mencoba mengenal proses menanam buah, sayuran dan bunga.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati aktivitas wisata alam, tersedia pula flying fox, kolam renang dan arena berkuda.
Sejumlah spot foto dengan latar suasana alam turut menjadi daya tarik tersendiri.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa wisata dapat dikemas tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga menjadi sarana menjaga kebugaran dan memperluas pengetahuan masyarakat.
Pengurus PERWATUSI Kabupaten Muara Enim A Dessi Puspa Asni mengatakan, para peserta merupakan kelompok lansia yang juga mendapatkan pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas BKKBN Kabupaten Muara Enim.
Menurutnya, kegiatan karya wisata sehat memberikan ruang bagi para lansia untuk tetap aktif secara fisik sekaligus bersosialisasi.
“Para lansia tidak hanya membutuhkan aktivitas fisik, tetapi juga ruang untuk berkumpul, berekreasi dan mendapatkan edukasi,” ujarnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pola hidup sehat di kalangan lansia.
Sebab, menjadi tua bukan berarti berhenti bergerak.
Justru dengan aktivitas yang sesuai kondisi fisik, olahraga rutin, interaksi sosial dan pengetahuan kesehatan yang cukup, para lansia tetap dapat menjalani masa tua secara aktif dan produktif.
Dari Plumeria Eco Park, pesan sederhana itu mengemuka: usia boleh senja, tetapi semangat menjaga kesehatan harus tetap menyala.(*)







