enimpost.com,TANJUNG ENIM – Buku bukan sekadar tumpukan lembaran kertas. Bagi pelajar, buku adalah jendela untuk membuka pengetahuan sekaligus membentuk karakter. Kesadaran itulah yang mendorong PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Cluster MTBU-BTSJ bersama Persekutuan Doa (PD) PAMA menyalurkan 166 paket buku pelajaran Agama Kristen dan Lembar Kerja Siswa (LKS) bagi pelajar di Kabupaten Muara Enim.
Bantuan tersebut diserahkan di Kampus STTE Ebenezer, Sabtu (12/9/2026). Ratusan paket buku itu diperuntukkan bagi pelajar mulai jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Tak hanya buku pelajaran Agama Kristen, bantuan juga mencakup LKS untuk mendukung aktivitas belajar siswa. Paket tersebut terdiri atas kebutuhan pembelajaran kelas 1 hingga 6 SD, kelas 1 hingga 3 SMP, serta kelas 1 hingga 3 SMA.
Langkah tersebut menjadi bagian dari kepedulian PAMA dan Persekutuan Doa terhadap dunia pendidikan. Bantuan diarahkan untuk memperkuat ketersediaan sumber belajar bagi guru dan peserta didik, khususnya dalam pembelajaran keagamaan.
Bagi pelajar, keberadaan buku yang sesuai jenjang pendidikan bukan perkara sepele. Ketersediaan sumber belajar dapat membantu siswa mengikuti pembelajaran secara lebih terarah sekaligus memudahkan guru dalam menyampaikan materi.
Salah satu guru yang mewakili penerima bantuan mengapresiasi dukungan PAMA dan Persekutuan Doa tersebut. Menurutnya, buku pelajaran menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menunjang kegiatan belajar mengajar.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami karena dapat membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Kami berharap dukungan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi semakin banyak anak-anak di Kabupaten Muara Enim,” ungkapnya.
Ia berharap buku-buku tersebut benar-benar dimanfaatkan para siswa untuk meningkatkan semangat belajar sekaligus memperkuat pembentukan karakter.
“Harapan kami, buku-buku yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para siswa dan menjadi bagian dari proses untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membentuk generasi yang memiliki pengetahuan, karakter, dan nilai-nilai yang baik,” tambahnya.
Dalam penyerahan bantuan, PAMA diwakili Agung Harikusuma N dan Devita Sari Sirait dari CSR PAMA. Sementara Persekutuan Doa PAMA diwakili Ketua Persekutuan Doa, Roganti Sianturi.
Bagi PAMA, pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Karena itu, dukungan terhadap sarana pembelajaran menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih mendukung bagi peserta didik.
Agung Harikusuma N mengatakan, 166 paket buku tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi siswa maupun guru.
“Kami berharap bantuan 166 paket buku ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa dan guru. Semoga buku-buku ini dapat membantu proses pembelajaran, meningkatkan semangat belajar, dan memberikan dukungan bagi para pengajar dalam menyampaikan materi kepada peserta didik,” ujarnya.
Menurut Agung, peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dikerjakan sendirian. Dibutuhkan kolaborasi antara perusahaan, lembaga pendidikan, masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.
Karena itu, PAMA berharap sinergi bersama Persekutuan Doa dan pihak-pihak terkait dapat terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat di Kabupaten Muara Enim.
“Kami percaya bahwa peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Melalui dukungan yang sederhana namun tepat sasaran, kami berharap dapat ikut memberikan kontribusi bagi anak-anak agar memiliki kesempatan belajar yang lebih baik dan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter,” kata Agung.
Bantuan buku tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PAMA Cluster MTBU-BTSJ membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui program yang menyentuh kebutuhan langsung.
Sebab, membangun generasi tidak selalu harus dimulai dengan program besar. Terkadang, satu buku yang sampai ke tangan seorang anak bisa menjadi langkah kecil untuk membuka jalan menuju pengetahuan, karakter, dan masa depan yang lebih baik.(*)











