96 Siswa SMP Bukit Asam Belajar tentang Hukum dan Disiplin dari Balik Lapas Muara Enim

enimpost.com,MUARA ENIM — Pembelajaran tidak selalu harus berlangsung di ruang kelas. Sebanyak 96 siswa SMP Bukit Asam Tanjung Enim mendapat pengalaman langsung mengenal kehidupan di lembaga pemasyarakatan melalui program outing class ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Muara Enim, Selasa (29/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari program pembelajaran SMP Bukit Asam untuk memberikan pengalaman edukatif kepada siswa sekaligus memperluas wawasan mereka mengenai hukum, aturan, disiplin, serta pentingnya membangun karakter positif sejak usia sekolah.

Kedatangan rombongan siswa disambut Kepala Lapas Muara Enim Auliya Zulfahmi bersama jajaran. Para siswa kemudian mengikuti rangkaian kegiatan edukasi mengenai tugas dan fungsi Lapas Muara Enim.

Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan pemaparan dari Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) mengenai peran lembaga pemasyarakatan, termasuk berbagai program pembinaan yang diberikan kepada warga binaan.

Materi tersebut memberikan gambaran kepada siswa bahwa keberadaan lapas tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan hukuman, tetapi juga memiliki fungsi pembinaan bagi warga binaan agar dapat memperbaiki perilaku dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.

Setelah mendapatkan pemaparan, para siswa juga diajak melihat secara langsung lingkungan Lapas Muara Enim. Pengalaman tersebut menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengenal lebih dekat suasana dan kehidupan di dalam lembaga pemasyarakatan.

Melalui kunjungan itu, siswa diajak memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi. Karena itu, kepatuhan terhadap aturan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan mengambil keputusan secara tepat menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Program outing class tersebut juga menjadi sarana bagi sekolah untuk menghubungkan materi pembelajaran dengan kondisi nyata di masyarakat.

Siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis melalui pembelajaran di sekolah, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung melalui kunjungan ke institusi yang memiliki fungsi penting dalam kehidupan sosial dan penegakan hukum.

Bagi siswa SMP Bukit Asam, kunjungan ke Lapas Muara Enim diharapkan dapat menjadi pengalaman yang membekas. Mereka tidak hanya mengenal lingkungan lembaga pemasyarakatan, tetapi juga memperoleh pesan mengenai pentingnya menjaga perilaku dan menjauhi tindakan yang dapat berujung pada pelanggaran hukum.

Pembelajaran tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter yang menempatkan disiplin, tanggung jawab dan kepatuhan terhadap aturan sebagai nilai yang perlu ditanamkan sejak dini.

Melalui kegiatan outing class, SMP Bukit Asam juga menunjukkan bahwa proses pendidikan dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan. Lingkungan di luar sekolah dimanfaatkan sebagai ruang belajar untuk memperkaya pengalaman siswa sekaligus membuka wawasan mereka terhadap berbagai persoalan dan institusi di masyarakat.

Dengan demikian, kunjungan ke Lapas Muara Enim bukan sekadar kegiatan luar kelas, tetapi menjadi momentum bagi para siswa untuk belajar memahami aturan, konsekuensi sebuah tindakan, serta pentingnya membangun masa depan melalui perilaku yang positif.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *