enimpost.com,MUARA ENIM — Upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan pelajar sekolah dasar terus didorong melalui berbagai program pembinaan. Salah satunya dilakukan di SDN 1 Empat Petulai Dangku (EPD), Desa Banuayu, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, dengan menyalurkan 30 mushaf Al-Qur’an kepada siswa yang dipersiapkan sebagai kader tutor sebaya.
Penyaluran mushaf Al-Qur’an tersebut berlangsung pada Sabtu (7/3/2026) sebagai bagian dari kerja sama antara Dewan Pendidikan Kabupaten Muara Enim, Yayasan Mutiara Enim, dan RSQ Amanah. Mushaf diberikan kepada para siswa yang selama ini aktif mengikuti program belajar baca tulis Al-Qur’an (BTA) di sekolah.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Muara Enim, H. Sartimin, S.Pd., M.M., mengatakan program kader tutor sebaya diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan siswa secara lebih luas.
Menurut Sartimin, siswa yang telah memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik akan didorong untuk membimbing teman sebaya maupun adik kelasnya. Dengan cara ini, proses belajar dapat berlangsung lebih efektif sekaligus menumbuhkan semangat saling membantu di lingkungan sekolah.
“Program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan pendidikan karakter di sekolah sejak dini,” ujar Sartimin.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam penguatan pendidikan karakter sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Bupati Muara Enim Nomor 421.1/853/Disdikbud ME-1/2025.
Kepala SDN 1 Empat Petulai Dangku, Nurlaili, S.PdI., menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan telah menjadi bagian dari kegiatan rutin di sekolahnya. Selain belajar baca tulis Al-Qur’an, siswa juga melaksanakan salat duha secara bersama sebagai bentuk pembiasaan nilai-nilai religius.
“Dengan adanya bantuan mushaf Al-Qur’an ini, kami berharap para siswa yang menjadi kader tutor sebaya dapat terus meningkatkan kemampuan tahsin dan membimbing teman-temannya dalam membaca Al-Qur’an,” kata Nurlaili.
Ia menuturkan, peran guru agama dan guru kelas sangat penting dalam mendampingi para siswa tersebut agar tetap konsisten memperdalam kemampuan membaca Al-Qur’an.
Saat ini SDN 1 Empat Petulai Dangku memiliki 254 siswa yang terbagi dalam 12 rombongan belajar. Sekolah yang berstatus akreditasi B tersebut juga telah meraih predikat sebagai sekolah Adiwiyata.
Program kader tutor sebaya dinilai menjadi salah satu strategi untuk memperkuat literasi Al-Qur’an di lingkungan sekolah. Pendekatan ini memungkinkan siswa tidak hanya belajar, tetapi juga berperan aktif dalam proses pembelajaran bagi teman-temannya.
Upaya peningkatan literasi Al-Qur’an menjadi penting mengingat hasil survei Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama pada 2023 menunjukkan bahwa umat Islam yang mampu membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid baru mencapai 42,44 persen.
Karena itu, berbagai program pembinaan sejak usia dini dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di masyarakat.
Ketua Yayasan Mutiara Enim, Drs. H. Winarto, M.M., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Gerakan Sedekah Qur’an yang dijalankan oleh yayasan. Program ini bertujuan memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an, baik bagi siswa maupun masyarakat.
“Melalui gerakan ini kami berharap semakin banyak generasi muda yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar,” ujarnya.
SDN 1 Empat Petulai Dangku sendiri memiliki nilai historis bagi Kabupaten Muara Enim. Sekolah ini merupakan tempat Bupati Muara Enim, Edison, menempuh pendidikan dasar sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya. Keberadaan sekolah ini diharapkan terus melahirkan generasi yang berkarakter, berilmu, dan berakhlak.












