PAMA Resmikan Galeri UMKM dan Koperasi, Dorong Kemandirian Ekonomi Pascatambang di Muara Enim

enimpost.com,MUARAENIM— PT Pamapersada Nusantara (PAMA) memperkuat upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah tambang dengan meresmikan Galeri UMKM dan meluncurkan Koperasi Rasan Kite Mandiri di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa (12/5/2026).

Peresmian dilakukan oleh Wakil Bupati Muara Enim Hj Sumarni dan dihadiri Direktur PAMA Abdul Nasir Maksum, jajaran manajemen PAMA, Direktur PT Triputra IGA Konsultama Muhammad Iqbal, serta Vice President Sustainability PT Bukit Asam Dedy Saptaria Rosa, bersama unsur pemerintah daerah dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan fondasi ekonomi masyarakat menghadapi berakhirnya aktivitas pertambangan batubara di masa mendatang.

Direktur PT Triputra IGA Konsultama Muhammad Iqbal mengatakan, ketergantungan pada sektor tambang perlu diimbangi dengan penguatan sektor ekonomi alternatif yang berkelanjutan.

“Tambang batubara tidak bersifat selamanya. Karena itu, perlu ada upaya bersama untuk memastikan masyarakat tetap memiliki sumber penghidupan setelah aktivitas tambang berakhir,” ujar Iqbal.

Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PAMA membentuk Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Kite Gale yang berperan mendampingi UMKM binaan. Pendampingan dilakukan melalui pelatihan kewirausahaan, penguatan manajemen usaha, pengelolaan keuangan, hingga fasilitasi akses permodalan.

Saat ini, tercatat 131 UMKM telah dibina dengan cakupan sektor pertanian, peternakan, industri rumahan, kerajinan, dan usaha jasa. Program tersebut juga telah menyerap sekitar 170 tenaga kerja.

Galeri UMKM yang diresmikan diharapkan menjadi ruang pemasaran sekaligus promosi bagi produk-produk lokal. Salah satu usaha yang dinilai potensial adalah budidaya jamur tiram yang permintaannya masih cukup tinggi di wilayah tersebut.

Untuk mendukung pembiayaan usaha, PAMA juga membentuk Koperasi Rasan Kite Mandiri yang dikelola oleh anggota UMKM binaan. Koperasi ini diharapkan dapat memperluas akses permodalan sekaligus memperkuat kemandirian pelaku usaha.

Direktur PAMA Abdul Nasir Maksum mengatakan, program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meninggalkan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat sekitar tambang.

“Ke depan, kami berharap masyarakat tetap memiliki kekuatan ekonomi yang mandiri. Program ini menjadi salah satu upaya untuk menyiapkan itu,” kata Abdul Nasir.

Sementara itu, PT Bukit Asam menyatakan dukungannya terhadap pengembangan UMKM di wilayah Muara Enim dan sekitarnya. Dedy Saptaria Rosa menilai kolaborasi antarperusahaan dan pemerintah daerah penting untuk menjaga keberlanjutan program.

Wakil Bupati Muara Enim Hj Sumarni mengapresiasi inisiatif tersebut dan menilai pemberdayaan UMKM dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi pengangguran.

“Ke depan, tantangan kita adalah memperluas pemasaran produk UMKM agar bisa menembus pasar yang lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional hingga internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah siap bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan lembaga keuangan, untuk memperkuat pembinaan UMKM di Muara Enim.

Dalam kesempatan itu, PAMA juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pelaku UMKM binaan yang dinilai berhasil mengembangkan usaha dan memberikan kontribusi bagi perekonomian lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed