Pemkab Muara Enim Dukung Investasi, Kenyamanan Masyarakat Tetap Prioritas

enimpost.com,MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim menegaskan komitmennya mendukung investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, investasi yang masuk juga harus memperhatikan kepentingan dan kenyamanan masyarakat.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M.Si. dalam konteks pembangunan infrastruktur pendukung aktivitas angkutan batubara di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Menurut Sumarni, pemerintah daerah terbuka terhadap investasi yang memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Kehadiran dunia usaha diharapkan mampu menggerakkan perekonomian sekaligus menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya tenaga kerja lokal.

“Pemkab Muara Enim mendukung investasi yang memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat, termasuk dalam membuka lapangan pekerjaan serta memberdayakan tenaga kerja lokal. Namun, aktivitas usaha juga harus memperhatikan kenyamanan dan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Salah satu upaya menciptakan keseimbangan antara aktivitas pertambangan dan kepentingan masyarakat dilakukan melalui pembangunan jembatan dan Flyover Angkutan Batubara PT Manambang Muara Enim (MME) di Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul.

Pembangunan infrastruktur tersebut diarahkan untuk memisahkan jalur angkutan batubara dari jalan umum. Dengan adanya jalur khusus, arus kendaraan angkutan batubara diharapkan tidak lagi bercampur dengan mobilitas masyarakat.

Selain meningkatkan kelancaran distribusi batubara, keberadaan flyover juga diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan, menekan dampak debu akibat aktivitas kendaraan, serta meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Investasi harus berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat. Jangan sampai aktivitas ekonomi justru mengganggu kenyamanan warga. Karena itu, pembangunan jalur khusus angkutan batubara menjadi salah satu solusi yang harus terus didorong,” ujar Sumarni.

Pemkab Muara Enim juga mendorong 16 perusahaan industri batubara yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Batubara Sumatera Selatan (APBS) segera merealisasikan komitmen pembangunan Flyover Gunung Megang II (JPL 106).

Menurut Sumarni, pembangunan jalur khusus secara terintegrasi menjadi penting untuk menciptakan sistem transportasi dan logistik pertambangan yang lebih tertata. Sinergi antara pemerintah dan perusahaan menjadi kunci agar aktivitas industri tetap berjalan tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat.

Di sisi lain, Pemkab Muara Enim terus mendorong perusahaan meningkatkan pemberdayaan tenaga kerja lokal. Dengan demikian, keberadaan investasi tidak hanya menghasilkan aktivitas ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat langsung melalui kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.

“Harapan kita, investasi terus tumbuh, ekonomi daerah bergerak, masyarakat mendapat kesempatan kerja, tetapi Muara Enim tetap aman dan nyaman untuk ditinggali,” katanya.

Pemkab Muara Enim memastikan pembangunan daerah akan terus diarahkan pada terciptanya iklim investasi yang kondusif, sekaligus menjaga kepentingan masyarakat sebagai bagian penting dari keberlanjutan pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *