Pama Ajak Sekolah Adiwiyata Terlibat Aksi Penghijauan

Enimpost.com, MUARA ENIM – PT Pamapersada Nusantara (Pama) Site Bukit Asam Tanjung Enim menggelar kegiatan penghijauan dalam rangka peduli lingkungan melibatkan siswa sekolah dasar, dan SMP di Kecamatan Lawang Kidul, Jumat (10/2/2023).

Sebanyak 24 sekolah Adiwiyata, bersama unsur Tripika, serta Dinas Lingkungan Hidup dilibatkan untuk menanam 100 bibit pohon pelindung, dan tanaman buah-buahan di bantaran Sungai Enim tepatnya di Pondok Wisata Klawas Desa Lingga Kecamatan Lawang Kidul.

Susnita SPd MM, selaku panitia mengungkapkan, kegiatan penghijauan ini dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2023. Dimana, melibatkan ratusan siswa SD, dan SMP di Kecamatan Lawang Kidul, dibantu juga dari Tripika, PT PAMA, dan CSR Bukit Asam.

“Kami berkomitmen, seluruh sekolah Adiwiyata di Kecamatan Lawang Kidul untuk menjaga kebersihan lingkungan, menanam pohon, dan menjaga kebersihan air sungai Enim. Sebab, kami dari SDN Negeri 4 Lawang Kidul tengah mempersiapkan diri menyambut penilaian Adiwiyata mandiri,” kata Susnita, yang juga Kepala SDN 4 Kecamatan Lawang Kidul.

Kabid Pengendalian Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muara Enim, Meydiana menyambut baik kegiatan penanaman pohon untuk menjaga ekosistem sekitar Sungai Enim. Ia berharap, tidak hanya PT PAMA dan PTBA saja berperan, akan tetapi dari perusahaan lainnya dapat ikut terlibat aktif dalam menjaga kebersihan, keindahan lingkungan sekitar sungai Enim.

“Tentunya salah satu fungsi dari kegiatan penghijauan ini yakni untuk mencegah banjir. Tentunya kami berharap tidak hanya dari Pama saja, melainkan dari perusahaan lainnya,” terang Meydiana.
Sementara itu, mewakili manajemen PT PAMA, Joko Budi Santoso, didampingi Wan Zul mengatakan, sudah menjadi komitmen dari perusahaan untuk terus peduli terhadap kelestarian lingkungan di wilayah operasional perusahaan. Selain itu, adanya kegiatan ini pula, pihaknya mengajak kepada masyarakat, pelajar untuk membiasakan diri melakukan penghijauan di sekitar bantaran sungai Enim.
“Program ini oleh Pama sudah di lakukan sejak 2017, lalu, bahkan Pama bekerjasama dengan DLH susah sejak 2015 lalu. Kami sangat berkomitmen terus menjaga kelestarian lingkungan sekitar bantaran sungai, serta untuk mendukung sekolah dalam menuju Adiwiyata. Untuk tahun 2022 lalu sudah 3000 bibit pohon kita tanam di sekitar operasional perusahaan,” kata Joko.(ep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *