enimpost.com,MUARA ENIM – Semangat membaca dan berdiskusi buku ternyata masih hidup dan tumbuh di Kabupaten Muara Enim. Hal itu terlihat dalam pelaksanaan Gedebook (Gerakan Diskusi & Edukasi Buku) yang digelar oleh Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpustakaan Nasional RI Lokus Kabupaten Muara Enim pada Sabtu (6/6/2026) di WD Coffee & Roastery Muara Enim.
Kegiatan yang mengusung konsep baca dan bahas buku bersama ini menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat lintas usia dan profesi yang memiliki minat terhadap literasi. Suasana santai di kafe dipadukan dengan diskusi buku yang hangat menghadirkan pengalaman membaca yang berbeda dan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Penggagas kegiatan, Derry Pangestu Ramadhan, S.I.Kom, selaku Relawan Literasi Masyarakat Perpusnas RI Lokus Kabupaten Muara Enim, mengatakan bahwa Gedebook merupakan kegiatan atau klub baca dan bahas buku bersama pertama yang diinisiasi di Muara Enim.
“Melalui Gedebook, kami ingin menunjukkan bahwa membaca tidak harus dilakukan dalam suasana yang formal. Membaca bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan, terbuka, dan membangun ruang dialog antarmasyarakat,” ujarnya.
Menurut Derry, antusiasme peserta yang hadir menjadi bukti bahwa geliat literasi dan budaya membaca di Kabupaten Muara Enim masih cukup tinggi. Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, pegiat literasi, pengelola teras baca, guru, karyawan BUMN hingga anak-anak.
Ia menambahkan bahwa Gedebook tidak akan berhenti pada kegiatan perdana ini. Ke depan, program tersebut akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar menjadi kebiasaan positif yang mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Kami berkomitmen agar Gedebook terus berjalan, berkembang, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Muara Enim. Harapannya, budaya membaca dan berdiskusi dapat tumbuh menjadi gerakan bersama,” tambahnya.
Dukungan penuh juga datang dari Robie Anugrah, Pegiat Kopi sekaligus Pemilik WD Coffee Muara Enim yang menjadi fasilitator kegiatan. Ia mengaku bangga melihat semangat masyarakat Muara Enim terhadap kegiatan literasi yang masih terus menyala.
Menurutnya, literasi memiliki makna yang sangat luas dan dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk kegiatan yang kreatif dan relevan dengan kehidupan masyarakat.
“Kami siap mendukung kegiatan-kegiatan literasi berikutnya. Literasi tidak hanya soal buku, tetapi bisa juga dikembangkan menjadi literasi kopi dan berbagai bentuk edukasi lainnya. WD Coffee terbuka untuk menjadi ruang bertumbuhnya gagasan-gagasan positif bagi masyarakat,” ungkap Robie.
Pelaksanaan Gedebook di lingkungan kafe sekaligus membuktikan bahwa kegiatan membaca dapat dikemas dengan cara yang lebih menarik, santai, dan inklusif. Peserta tidak hanya berdiskusi mengenai buku, tetapi juga menikmati suasana kebersamaan sambil menyeruput kopi Semende khas Muara Enim.
Diketahui, Derry Pangestu Ramadhan sebelumnya telah ditetapkan sebagai Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Tahun 2026 oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 98 tentang Penetapan Relawan Literasi Masyarakat Tahun 2026.
Sebagai Relima Lokus Kabupaten Muara Enim, Derry memiliki tugas untuk mendukung pengembangan budaya baca, memperkuat gerakan literasi masyarakat, serta mendorong kemajuan perpustakaan dan taman baca masyarakat. Secara nasional, terdapat 360 Relima yang ditugaskan pada tahun 2026 untuk memperluas akses literasi dan menumbuhkan kegemaran membaca di berbagai daerah di Indonesia.
Sebelum melaksanakan program Gedebook, Derry juga telah melakukan advokasi kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muara Enim, Shofyan Aripanca, S.Kom., M.Si. Dalam pertemuan tersebut, Shofyan menyambut baik kehadiran Relima di Kabupaten Muara Enim dan menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai program yang bertujuan memajukan dunia literasi daerah.
Ke depan, Derry membuka peluang kolaborasi bagi berbagai pihak yang ingin terlibat dalam pengembangan gerakan literasi di Kabupaten Muara Enim. Masyarakat, komunitas, lembaga pendidikan, organisasi, maupun pelaku usaha yang ingin berkolaborasi dapat menghubungi nomor WhatsApp 0819-7719-9281.
Melalui Gedebook, Muara Enim kembali menunjukkan bahwa budaya membaca tidak pernah kehilangan tempatnya. Dari halaman-halaman buku yang dibaca bersama dan secangkir kopi yang dinikmati dalam suasana hangat, lahir harapan baru untuk membangun masyarakat yang lebih literat, kritis, dan gemar belajar sepanjang hayat (pr).












