Ziarah Tokoh Pendahulu Warnai Peringatan Seabad Desa Tegalrejo

enimpost.com,MUARAENIM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-100 Desa Tegalrejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, tidak hanya diisi dengan berbagai kegiatan seremonial. Masyarakat memilih memulai rangkaian peringatan dengan berziarah ke makam para tokoh pendahulu sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka dalam membangun desa.

Kegiatan yang berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kamboja 1 dan TPU Kamboja 2, Kamis (18/6/2026), diikuti jajaran Pemerintah Desa Tegalrejo, unsur Tripika Kecamatan Lawang Kidul, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga.

Doa bersama dan tabur bunga dilakukan di makam para tokoh yang selama hidupnya dinilai memiliki kontribusi bagi perjalanan sejarah Desa Tegalrejo. Tradisi tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari peringatan hari jadi desa setiap tahunnya.

Tokoh masyarakat Desa Tegalrejo, Sucipto, mengatakan ziarah kubur bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan desa.

“Melalui ziarah ini kami ingin mengenang jasa para pendahulu sekaligus menanamkan kepada generasi muda bahwa kemajuan desa yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan banyak orang,” ujarnya.

Menurut Sucipto, memasuki usia satu abad, Desa Tegalrejo memiliki perjalanan panjang yang dibangun melalui semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat. Karena itu, menjaga ingatan terhadap para tokoh terdahulu menjadi bagian penting dalam merawat identitas desa.

Tokoh-tokoh yang diziarahi antara lain almarhum Idris, Karto Warsono, Sukari KS, Paiman, Wono Rejo, Amat Sapari, Dul Rojak, Wiroguno, serta almarhumah Rama Sari. Mereka dikenang sebagai sosok yang berperan dalam perkembangan Desa Tegalrejo pada masanya.

Sucipto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari pemerintah desa, unsur Tripika, BPD, tokoh agama, hingga masyarakat yang hadir bersama dalam ziarah tersebut.

Peringatan HUT ke-100 Desa Tegalrejo tahun ini mengusung semangat merawat sejarah sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat. Selain ziarah kubur, pemerintah desa bersama warga juga menggelar berbagai kegiatan keagamaan, sosial, budaya, dan kesenian yang berlangsung sepanjang rangkaian perayaan.

Memasuki usia seabad, Desa Tegalrejo diharapkan tidak hanya terus berkembang dalam pembangunan, tetapi juga tetap menjaga nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu. Bagi masyarakat setempat, mengenang sejarah merupakan bagian dari ikhtiar membangun masa depan tanpa melupakan akar perjalanan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *