enimpost.com,OKU TIMUR – Penguatan literasi keagamaan di tingkat sekolah dasar kembali mendapat dorongan. Kamis (16/4/2026), Yayasan Mutiara Enim bersama RSQ Amanah menyalurkan sedekah mushaf Al-Qur’an dan buku Iqro sekaligus menggelar sosialisasi pembelajaran tahsin metode Bukhara di SDN 1 Tugumulyo, Kecamatan BMR, Kabupaten OKU Timur.

Kegiatan tersebut diikuti kepala sekolah, dewan guru, perangkat desa, komite sekolah, serta siswa kelas IV, V, dan VI. Program ini tidak hanya berfokus pada bantuan sarana, tetapi juga peningkatan kualitas pembelajaran membaca Al-Qur’an melalui pendekatan metode Bukhara yang dikenal menggunakan pola lagu dalam kaidah tajwid.
Kepala SDN 1 Tugumulyo, H. Cahyono, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai penerima program. Ia menegaskan, bantuan mushaf Al-Qur’an akan dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong minat baca Al-Qur’an di kalangan siswa.

“Ini menjadi motivasi besar bagi anak-anak untuk lebih semangat belajar membaca Al-Qur’an. Kami juga akan mengajak orang tua agar lebih memperhatikan kegiatan mengaji putra-putrinya di luar jam sekolah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Guru Pendidikan Agama Islam, Aulia Era Refiana, S.Pd. Menurutnya, sosialisasi metode Bukhara memberikan pengalaman baru dalam pembelajaran tahsin yang lebih menarik bagi siswa.
“Melalui lagu-lagu dalam kaidah tahsin, anak-anak terlihat lebih antusias. Kami berkomitmen membimbing siswa agar memanfaatkan waktu di luar jam sekolah untuk mengaji,” katanya.

Dukungan juga datang dari perangkat desa. Misnadi mengajak seluruh orang tua siswa untuk berperan aktif dalam menyukseskan program sekolah, khususnya dalam peningkatan kompetensi keagamaan siswa.
“Peran orang tua sangat penting agar program ini berjalan maksimal dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Mutiara Enim dan RSQ Amanah, H. Winarto, berharap mushaf Al-Qur’an yang disalurkan dapat memberikan manfaat luas dan menjadi amal jariyah bagi para wakif.
“Semoga bantuan ini dimanfaatkan dengan baik dan membawa keberkahan,” ujarnya.
Sebagai informasi, SDN 1 Tugumulyo memiliki 217 siswa dengan 13 tenaga pendidik dan kependidikan yang terbagi dalam 9 rombongan belajar. Sekolah ini juga telah menjalankan berbagai program keagamaan, seperti salat berjamaah di Masjid Nurul Huda, kegiatan Jumat Barokah, peringatan hari besar Islam, serta program Imtaq selama Ramadan.
Berada di lingkungan desa yang asri dan kondusif untuk belajar, sekolah dengan akreditasi B ini didukung komite serta paguyuban orang tua yang aktif. Lokasinya yang bersebelahan dengan Masjid Nurul Huda turut memperkuat implementasi pembinaan karakter religius siswa, termasuk pengawasan kegiatan mengaji di luar jam sekolah.
Melalui sinergi antara yayasan, sekolah, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan.(ep01)








