enimpost.com,MUARAENIM – Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan kondusif, SMKN 2 Muara Enim sukses menyelenggarakan sosialisasi program Pama Safe School. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (13/5/2026) ini dihadiri oleh jajaran Wakil Kepala Sekolah (Waka), Wali Kelas, serta seluruh dewan guru SMKN 2 Muara Enim.
Program Pama Safe School ini merupakan bentuk komitmen dan sinergi nyata antara dunia pendidikan dengan sektor industri, khususnya PT Pamapersada Nusantara (PAMA), dalam menanamkan budaya keselamatan kerja dan lingkungan (Safety Culture) sejak dini di lingkungan sekolah.
Acara diawali dengan sambutan dari pihak PT Pamapersada Nusantara yang disampaikan oleh Dhimas Wahyu selaku CSR PAMA. Dalam pemaparannya, Dhimas menjelaskan secara mendalam mengenai esensi program Pama Safe School yang bertujuan untuk memetakan dan meminimalisir potensi bahaya di lingkungan sekolah. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak dapat tercapai tanpa adanya komitmen kuat dari para guru dan wali kelas sebagai garda terdepan dalam mengawasi serta mengedukasi siswa sehari-hari.

Apresiasi tinggi datang dari pihak sekolah yang diwakili oleh Amri Kusuma selaku Wakil Manajemen Mutu SMKN 2 Muara Enim. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih atas kepedulian PT Pamapersada Nusantara. Beliau berharap program ini dapat diimplementasikan secara berkelanjutan demi meningkatkan standar mutu pelayanan dan keselamatan di SMKN 2 Muara Enim.
“Keselamatan bukan sekadar aturan, melainkan sebuah budaya yang harus kita bangun bersama. Komitmen penuh dari bapak dan ibu guru sekalian akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan SMKN 2 Muara Enim sebagai pelopor sekolah aman di wilayah Muara Enim,” ujar Amri Kusuma dalam sambutannya.
Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan tertib. Suasana ruang pertemuan tampak hidup berkat antusiasme yang luar biasa dari para guru dan wali kelas. Tidak hanya mendengarkan paparan materi dengan seksama, para peserta juga aktif berdialog dan melontarkan berbagai pertanyaan kritis terkait penerapan keselamatan kerja di area sekolah maupun saat siswa melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Dengan suksesnya penyelenggaraan program ini, diharapkan seluruh Waka, Wali Kelas, dan Guru yang hadir dapat memperkuat komitmen bersama untuk menjadi agen perubahan (agent of change) dalam menularkan budaya safety ini kepada seluruh siswa-siswi SMKN 2 Muara Enim.











