PAMA Dukung Peningkatan Kompetensi Masyarakat Muara Enim melalui Kemitraan Pelatihan Vokasi

enimpost.com,MUARAENIM  – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) mendukung upaya peningkatan kompetensi masyarakat melalui kemitraan dalam program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Muara Enim. Dalam program tersebut, PAMA berperan sebagai mitra pelatihan yang mendukung pelaksanaan On the Job Training (OJT) bagi peserta sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengenalan dunia kerja.

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5 secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Muara Enim, H. Eddy Irson, ST, M.Si., pada Rabu (30/9/2026). Dalam kegiatan pembukaan tersebut, perwakilan PAMA turut hadir dan berpartisipasi dalam prosesi penyematan kartu identitas (ID card) kepada peserta pelatihan.

Program ini diikuti oleh 96 peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi dari 477 calon peserta. Pelatihan mencakup enam bidang kejuruan, yaitu menjahit pakaian dengan mesin, pengelolaan administrasi perkantoran, pemeliharaan air conditioner (AC), perbaikan mesin otomotif ringan, pengelasan, serta tata kecantikan. Masing-masing kejuruan diikuti oleh 16 peserta.

enimpost

Bagi PAMA, peningkatan kompetensi masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung pengembangan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Keterlibatan dunia usaha sebagai mitra pelatihan juga diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara proses pembelajaran dengan pengalaman praktis di lingkungan kerja.

“Kami dari PT PAMA siap mendukung program peningkatan kompetensi bagi masyarakat yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Kami berharap melalui pelatihan ini masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki kompetensi yang dapat bermanfaat sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Joko Budi Santoso, CSR Officer PT Pamapersada Nusantara.

Sebagai mitra pelatihan, PAMA akan mendukung pelaksanaan OJT sesuai dengan skema dan kebutuhan program yang telah dikoordinasikan bersama pihak terkait. Melalui kegiatan tersebut, peserta nantinya mendapatkan kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja secara langsung serta memahami penerapan keterampilan yang telah dipelajari selama mengikuti pelatihan.

Menurut Joko, pengalaman langsung di lingkungan kerja dapat menjadi pelengkap bagi peserta dalam mengembangkan kompetensi yang dimiliki.

“Harapannya, pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dan OJT dapat menjadi bekal bagi peserta untuk terus mengembangkan kemampuan, sehingga kompetensi yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitarnya,” lanjutnya.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem pengembangan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui sinergi tersebut, peserta diharapkan mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperoleh pengalaman yang dapat mendukung kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.

Bagi PAMA, dukungan terhadap program pengembangan kompetensi masyarakat merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun hubungan yang positif dan berkelanjutan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Melalui kemitraan dalam Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5 ini, PAMA berharap dapat turut memberikan kontribusi dalam peningkatan kapasitas masyarakat serta mendukung terbukanya ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kompetensi dan potensi ekonomi secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *