PAMA, UGM, dan Otorita IKN Tanam Pohon di Eco-Edu Forest, Perkuat Komitmen Membangun Kota Hutan

enimpost.com,IKN — Upaya membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota hutan berkelanjutan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. PT Pamapersada Nusantara (PAMA) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Otorita IKN melakukan penanaman pohon di kawasan Eco-Edu Forest seluas 12 hektar di Kalimantan Timur, Jumat (5/6/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Kegiatan bertajuk “Rooting for Future: Penanaman Pohon Bersama PAMA–UGM–IKN Eco-Edu Forest” itu menjadi bagian dari sinergi antara dunia usaha, perguruan tinggi, dan pemerintah dalam mendukung pembangunan IKN yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menjaga keseimbangan ekologis.

Selain penghijauan, kawasan Eco-Edu Forest dirancang sebagai ruang edukasi, penelitian, dan konservasi lingkungan. Kawasan tersebut diharapkan menjadi laboratorium alam yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

Salah satu perkembangan yang mulai terlihat adalah meningkatnya kondisi ekosistem di kawasan tersebut. Hal itu ditandai dengan berkembang biaknya populasi rusa sambar yang dikonservasi di Eco-Edu Forest. Keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa habitat yang dibangun mulai mampu mendukung keberlangsungan satwa liar.

Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam menjawab tantangan perubahan iklim melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“UGM percaya pembangunan masa depan harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan ruang pembelajaran hidup yang memberikan manfaat ekologis sekaligus menjadi laboratorium alam bagi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyatakan pembangunan Nusantara sejak awal dirancang dengan konsep kota hutan yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

Menurut Basuki, keberhasilan pembangunan IKN tidak hanya ditentukan oleh berdirinya berbagai infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas lingkungan yang mampu dipertahankan dalam jangka panjang.

“Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa pembangunan berkelanjutan memerlukan keterlibatan seluruh elemen, baik pemerintah, dunia usaha, maupun perguruan tinggi,” katanya.

Sementara itu, manajemen PAMA menegaskan bahwa program penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan menciptakan manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun masyarakat.

Bagi PAMA, setiap pohon yang ditanam merupakan investasi ekologis untuk masa depan. Karena itu, kolaborasi bersama UGM dan Otorita IKN diharapkan mampu memperkuat upaya penghijauan sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem di kawasan Nusantara.

Penanaman pohon di Eco-Edu Forest menjadi salah satu contoh bagaimana pembangunan IKN diarahkan tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemulihan dan pelestarian lingkungan. Melalui kolaborasi berbagai pihak, kawasan tersebut diharapkan berkembang sebagai ruang konservasi, pendidikan, dan penelitian yang memberi manfaat bagi generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *