enimpost.com,MUARAENIM – Aktivitas ibadah di Masjid Agung Muara Enim menunjukkan peningkatan signifikan selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Salah satunya terlihat pada pelaksanaan Salat Dhuhur berjamaah, Senin (24/2/2026), yang diikuti jamaah dalam jumlah lebih banyak dibanding hari-hari biasa.
Pantauan di lokasi, sejak azan Dhuhur dikumandangkan, jamaah mulai memadati area masjid. Barisan shaf jamaah laki-laki terisi penuh hingga shaf terakhir, sementara jamaah perempuan juga tampak memenuhi area yang telah disediakan. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya semangat masyarakat dalam memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperbanyak ibadah, termasuk salat berjamaah di masjid.
Yoyok (51), salah seorang jamaah, mengaku sengaja meluangkan waktu untuk melaksanakan Salat Dhuhur berjamaah di Masjid Agung Muara Enim selama bulan Ramadhan. Menurut dia, suasana ibadah di masjid terasa lebih khusyuk dan memberikan ketenangan tersendiri.
“Saya memang niatkan selama Ramadhan ini, sebisa mungkin Salat Dhuhur di Masjid Agung. Jamaahnya ramai, suasananya mendukung untuk ibadah,” kata Yoyok usai salat.
Ia juga mengakui bahwa peningkatan jumlah jamaah Salat Dhuhur di Masjid Agung Muara Enim bukanlah hal baru setiap Ramadhan. Namun, ia berharap tren positif tersebut dapat terus terjaga hingga akhir bulan suci. “Mudah-mudahan bukan hanya di awal Ramadhan saja, tapi bisa terus sampai nanti menjelang Idul Fitri,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Yudi (48), jamaah lainnya. Menurut Yudi, Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperbaiki kualitas ibadah, termasuk dengan membiasakan diri salat berjamaah di masjid.
“Kalau hari biasa mungkin ada yang salat di kantor atau di rumah. Tapi Ramadhan ini rasanya sayang kalau tidak ke masjid. Selain ibadah, kita juga bisa bersilaturahmi dengan jamaah lain,” tutur Yudi.
Ia menilai meningkatnya jamaah Salat Dhuhur juga dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat yang kian tumbuh akan pentingnya kebersamaan dalam ibadah. Selain itu, letak Masjid Agung yang strategis di pusat kota turut memudahkan masyarakat untuk singgah menunaikan salat di sela aktivitas harian.
Peningkatan jumlah jamaah ini diharapkan tidak hanya berlangsung selama Ramadhan, tetapi juga dapat berlanjut pada bulan-bulan berikutnya sebagai bagian dari upaya membumikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat Muara Enim.
Selain para musafir yang singgah untuk beribadah, jamaah Salat Dhuhur di Masjid Agung Muara Enim selama Ramadhan juga didominasi oleh pegawai instansi Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Letak masjid yang berada di pusat kota serta berdekatan dengan sejumlah perkantoran membuat Masjid Agung menjadi pilihan utama aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai honorer untuk menunaikan salat berjamaah di sela jam kerja.
Usai pelaksanaan Salat Dhuhur berjamaah, pengurus Masjid Agung Muara Enim juga memfasilitasi kegiatan kultum (kuliah tujuh menit) Ramadhan. Kultum tersebut diisi oleh penceramah yang menyampaikan pesan-pesan keislaman singkat, mulai dari pentingnya menjaga keikhlasan ibadah, meningkatkan kepedulian sosial, hingga ajakan memperbaiki akhlak selama bulan suci.
Keberadaan kultum ini dimanfaatkan jamaah untuk menambah wawasan keagamaan di tengah kesibukan aktivitas harian. Tidak sedikit jamaah yang memilih tetap berada di dalam masjid hingga kultum selesai sebelum kembali melanjutkan pekerjaan.
Tak hanya itu, selama bulan Ramadhan, Masjid Agung Muara Enim juga rutin menggelar kegiatan buka puasa bersama yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari dengan melibatkan pengurus masjid serta partisipasi masyarakat dan donatur. Ratusan porsi makanan disiapkan untuk jamaah, musafir, dan warga sekitar yang ingin berbuka puasa di masjid.












