SDN 4 Lawang Kidul Menuju Adiwiyata Mandiri

Enimpost.com,MUARA ENIM – SD Negeri 4 Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim menargetkan tahun 2024 meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri. Setelah sekolah yang berlokasi di Jalan Kasan Mukiran RT 08 Desa Tegalrejo ini meraih penghargaan Adiwiyata Nasional pada tahun 2022 lalu.

Dikatakan Kepala SDN 4 Kecamatan Lawang Kidul, Susnita SPd MM menjelaskan bahwa pihaknya sempat gagal untuk mengikuti penilaian Adiwiyata Mandiri di tahun 2023. Akan tetapi, kegagalan tersebut menjadi pemacu samangat untuk meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri pada tahun 2024.

“Sekarang ini sedang menuju Adiwiyata Mandiri. Target tahun 2024 ke Jakarta,” terang Susnita SPd MM, Kepala SDN 4 Kecamatan Lawang Kidul, saat mengikuti sosialisasi pengisisian Aplikasi Lanjutan program Sekolah Adiwiyata yang digelar Pama. Rabu (15/11/2023).

Dikatakan Susnita, untuk menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri memiliki syarat sudah meraih Adiwiyata Nasional, kemudian memiliki binaan sebanyak 10 sekolah Adiwiyata. Selanjutnya SD Negeri 4 Kecamatan Lawang Kidul juga melaksanakan MOU dengan PT Pamapersada Nusantara Distrik SSBA untuk mewujudkan tahapan-tahapan menuju sekolah Adiwiyata Mandiri. Bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim.

“Awalnya tidak mudah membiasakan warga sekolah untuk menerapkan kebiasaan hidup sehat pada program Adiwiyata, namun dengan kemauan, dan usaha keras dari seluruh warga sekolah dan Paguyuban maka kami bisa meraih sekolah Adiwiyata tingkat daerah hingga ke tingkat Nasional. Tahun 2024 kita optimis Adiwiyata Mandiri,” kata Susnita.

Sementara itu, Pendamping Sekolah Adiwiyata Kabupaten Muara Enim, Rustiawati SPd mengatakan, ada 9 sekolah di Kabupaten Muara Enim tahun 2024 menuju sekolah Adiwiyata Mandiri. Salah satunya SD Negeri 4 Kecamatan Lawang Kidul yang saat ini tengah berbenah untuk mempersiapkan diri. Harapannya, seluruh sekolah tahun depan bisa mewujudkan menjadi sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri.

“Pesan bagi sekolah yang akan ke Adiwiyata Mandiri, untuk jangan sampai salah dalam mengisi Aplikasi, ikuti dengan benar item-item yang diminta, lengkapi dengan dokumentasi, dari sebelum dan sesudah melakukan inovasi. Kemudian yang paling penting itu adalah budaya hidup sehat dan bersih di lingkungan sekolah. Tidak hanya karena ada penilaian saja, akan tetapi budaya itu harus setiap hari berjalan, dan sekolah harus mengawasi, serta evaluasi,” kata Rustiawati.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *