Wujud Kepedulian PAMA, Tanamkan Budaya K3LH kepada Siswa SMKN 2 Muara Enim

enimpost.com,MUARAENIM –  Kepedulian terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi muda kembali ditunjukkan PT Pamapersada Nusantara (PAMA). Melalui Departemen Safety, Health, and Environment (SHE) bersama Corporate Social Responsibility (CSR), PAMA menggelar sosialisasi penanaman Budaya Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH) bagi siswa SMKN 2 Muara Enim.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Bulan K3 Nasional ini diikuti sekitar 200 siswa. Program tersebut menjadi bukti nyata komitmen PAMA dalam membekali pelajar vokasi dengan pemahaman keselamatan kerja sejak dini, sebagai bagian dari persiapan memasuki dunia industri.

Pemateri dari Divisi SHE PAMA, Haryo Nur Prasetyo, menyampaikan bahwa budaya K3LH harus ditanamkan sedini mungkin. Menurutnya, keselamatan kerja bukan hanya kewajiban di lingkungan industri, tetapi juga sikap hidup yang perlu dibangun sejak di bangku sekolah.

“Keselamatan adalah investasi jangka panjang. Dengan memahami K3 sejak sekarang, siswa akan lebih siap dan percaya diri saat terjun ke dunia kerja,” jelasnya.

Sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan, PAMA juga memperkenalkan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). Materi ini membuka wawasan siswa bahwa perusahaan modern dituntut untuk tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Kepala Departemen CSR PAMA Cluster SSBA, Agung Harikusuma, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari investasi sosial perusahaan.

“PAMA ingin hadir lebih dekat dengan dunia pendidikan. Kami berharap siswa SMKN 2 Muara Enim memiliki bekal pengetahuan, sikap, dan mindset keselamatan yang kuat sebelum memasuki dunia industri,” ujarnya.

Kehadiran PAMA mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 2 Muara Enim, Zul Farasiya, mengapresiasi kepedulian PAMA terhadap pengembangan kompetensi siswa.

“Paparan langsung dari praktisi industri sangat berarti bagi siswa kami. Ini memberi gambaran nyata tentang standar kerja profesional yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, PAMA berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *