SMKN 1 Tanjung Agung Raih Nilai Tertinggi Adiwiyata Provinsi Sumsel

Enimpost.com,TANJUNGAGUNG – SMK Negeri 1 Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim tahun berhasil mendapat penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Sumatera (Sumsel) Selatan dengan sangat memuaskan, mendapat nilai tertinggi yakni 86,93. Penghargaan diberikan langsung oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru pada saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) Provinsi Sumsel di Taman Wisata Punti Kayu, Palembang, Sabtu (27/8/2022) lalu.

Kepala SMK Negeri 1 Tanjung Agung, Bambang Gusviantara SPd MM usai menerima penghargaan itu merasa bersyukur, berkat kerja keras dari para guru, siswa, Paguyuban sekolah berhasil mewujudkan sekolah Adiwiyata, dimana setelah ini bersiap lagi menuju Adiwiyata Nasional.

“Pertama-tama kami sampaikan ucapan terima kasih kepada guru, siswa, dan paguyuban orang tua yang sudah bahu membahu menjadikan SMK Negeri 1 Tanjung Agung berwawasan lingkungan. Selanjutnya ini juga tak lepas dari dukungan dan binaan pemerintah daerah DLH Kabupaten dan Provinsi,”urainya, Kamis (1/9/2022).

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Herman Deru pada saat menghadiri acara HLHS kemarin mengajak semua pihak baik tingkat dunia, nasional maupun tingkat daerah harus menjadi momentum untuk meningkatkan komitmen dalam menjaga keberlangsungan lingkungan.

Menurutnya, semua pihak termasuk masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam melestarikan lingkungan. Seperti upaya menjaga emisi gas buang, menjaga lingkungan dari sampah, menjaga aliran sungai, dan lainnya yang menyangkut dengan alam.

Bahkan, lanjutnya, kepedulian terhadap lingkungan tersebut juga harus dipupuk sejak dini.

Diketahui, pada peringatan HLHS Sumsel tersebut Gunernur Sumsel juga menyerahkan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi bagi keberlangsungan lingkungan hidup. Penghargaan tersebut meliputi nirwasita tantra untuk para Bupati dan Walikota di Sumsel, Penghargaan Kalpataru tingkat provinsi, dan penghargaan bagi lembaga maupun perorangan.

Penghargaan nirwasita tantra sendiri diberikan kepada Bupati Muba, Walikota Palembang, Bupati Banyuasin, Bupati Muara Enim, Walikota Prabumulih, dan Bupati OKI.(ep).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *